• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Desember 7, 2025
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto (depan kiri) ketika memberikan piagam penghargaan kepada Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto. (foto: Humas PLN)

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto (depan kiri) ketika memberikan piagam penghargaan kepada Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto. (foto: Humas PLN)

Ketika Energi Listrik Mengubah Limbah FABA Menjadi Harapan Baru

by Ady Putong
25 November 2025
in News, Webtorial
0
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Kolaborasi strategis antara PT PLN (Persero) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Indonesia baru-baru ini menuai apresiasi tinggi. Bertajuk Program Nusakambangan Berdaya, inisiatif ini menunjukkan bagaimana infrastruktur energi—khususnya produk samping dari proses pembangkitan—dapat menjadi katalisator pemberdayaan sosial yang efektif.

Penghargaan yang diterima PLN pada peringatan Hari Bakti Imipas ke-1 di Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang, Jakarta (19/11/2025), menegaskan peran korporasi energi negara dalam menciptakan dampak berkelanjutan, bahkan di balik jeruji besi Lapas Nusakambangan yang legendaris.

Fokus utama program ini terletak pada pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA), sisa pembakaran batu bara dari PLTU Adipala. Bagi banyak industri, FABA seringkali dianggap sebagai limbah yang menimbulkan masalah lingkungan dan memerlukan penanganan khusus.

Namun, PLN mengubahnya menjadi peluang emas. Program ini membekali warga binaan Nusakambangan dengan keterampilan teknis untuk mengolah FABA menjadi berbagai produk konstruksi bernilai ekonomi, seperti batako, paving block, roster beton, dan buis beton.

Inovasi pemanfaatan FABA ini bukan sekadar kegiatan daur ulang, melainkan sebuah transformasi Lapas menjadi pusat produktivitas. Keterampilan yang diperoleh warga binaan adalah modal nyata yang dapat digunakan segera setelah mereka kembali ke masyarakat.

Ini selaras dengan visi Imipas untuk memastikan bahwa narapidana tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga memiliki bekal kemampuan produktif yang mencegah residivisme dan meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.

Apresiasi yang disampaikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, menegaskan bahwa penghargaan tersebut melampaui seremoni semata. Ia memandang dukungan PLN sebagai wujud nyata dari kolaborasi lintas sektor yang diamanatkan oleh Presiden.

“Ini semua merupakan wujud kerja sama dan kolaborasi… seluruh unsur bangsa harus bergerak bersama, saling memperkuat, saling mengisi untuk mencapai lompatan kemajuan,” ujar Agus, menempatkan PLN sebagai mitra kunci dalam menjalankan fungsi kementerian.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyambut penghargaan tersebut dengan perspektif yang luas mengenai peran listrik. Ia menekankan bahwa listrik adalah katalis pembangunan multidimensi.

Lebih dari sekadar penerangan, listrik membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong peningkatan kesejahteraan. Kolaborasi seperti “Nusakambangan Berdaya” menjadi bukti bahwa dampak positif energi dapat menjangkau lapisan masyarakat paling rentan.

Untuk memahami konteks Program Nusakambangan Berdaya, penting untuk melihat sumber daya FABA yang digunakan. Program ini bersumber dari PLTU Adipala, yang terletak di Cilacap, Jawa Tengah, berdekatan dengan lokasi Lapas Nusakambangan.

PLTU Adipala merupakan salah satu tulang punggung kelistrikan di Jawa-Bali. Dengan kapasitas terpasang yang signifikan, PLTU ini menghasilkan FABA dalam jumlah besar yang kini berhasil diubah menjadi bahan baku produktif.

Berdasarkan data operasional kelistrikan, PLTU yang membakar batu bara, seperti Adipala, umumnya menghasilkan volume FABA yang besar, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat membebani lingkungan.

Pemanfaatan FABA oleh warga binaan ini tidak hanya mengurangi beban limbah PLN, tetapi juga menciptakan ekonomi sirkular yang sempurna. Produk-produk seperti batako dan paving block tersebut bahkan dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas internal Lapas atau proyek infrastruktur di area sekitar.

Inisiatif ini juga selaras dengan langkah pemerintah menetapkan FABA sebagai limbah non-B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Regulasi ini membuka keran pemanfaatan FABA secara luas. Dengan adanya landasan hukum ini, kolaborasi PLN-Imipas dapat terus dikembangkan, memastikan ketersediaan bahan baku yang sah dan aman bagi program pemberdayaan warga binaan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menambahkan pembekalan keterampilan ini adalah solusi jangka panjang untuk peningkatan kapasitas masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi model bagaimana BUMN dapat memainkan peran aktif dalam isu-isu sosial yang kompleks.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kolaborasi dapat membawa manfaat jangka panjang bagi warga binaan,” tutup Adi, menggarisbawahi komitmen PLN. (**)

Editor:
Ady Putong

Barta1.Com
Tags: FABA menjadi batakoFABA non-B3 Lapas NusakambanganKolaborasi PLN ImipasNusakambangan BerdayaPemanfaatan FABAPemberdayaan Warga BinaanPengolahan limbah PLTU AdipalaPLN FABAPLTU Adipala FABAProduk konstruksi dari FABA
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Banggar DPRD Sulut Soroti Kenaikan Belanja Hibah, Tahlis Galang Diminta Beri Penjelasan Rinci

Banggar DPRD Sulut Soroti Kenaikan Belanja Hibah, Tahlis Galang Diminta Beri Penjelasan Rinci

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ganti Genset Solar dengan Listrik PLN, TNI AL Dukung Transisi Energi Nasional dan Kurangi Emisi Karbon 7 Desember 2025
  • Hemat 56% Biaya Operasional Kapal Perang, PLN-TNI AL Kuatkan Pertahanan Laut Lewat Elektrifikasi Dermaga 7 Desember 2025
  • Daftar 26 Pemain Ikuti Seleksi Tahap Akhir Persma Manado 1960 7 Desember 2025
  • Beri Dukungan Moral ke Defit Nicot Bee, Sahea: Yakinlah! Kebenaran Pasti Akan Menang 7 Desember 2025
  • Tindak Pidana Pertanahan, Plt. Wakil Jaksa Agung Minta Pencegahan Diperkuat 7 Desember 2025

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In