• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Desember 7, 2025
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News
Potret kebun bunga krisan milik James Mogi di Desa Kakaskasen II Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang memanfaatkan program Electrifying Agriculture. (foto Humas PLN)

Potret kebun bunga krisan milik James Mogi di Desa Kakaskasen II Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang memanfaatkan program Electrifying Agriculture. (foto Humas PLN)

PLN Genjot Sektor Agrikultur Tomohon, Pacu Hasil Panen Krisan Hingga 90 Persen

by Ady Putong
12 November 2025
in News, Webtorial
0
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tomohon, Barta1.com – PT PLN (Persero) kembali mempertegas komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi rakyat melalui program unggulan Electrifying Agriculture (EA). Di Desa Kakaskasen II, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, pemanfaatan energi listrik telah merevolusi budidaya bunga krisan (chrysanthemum).

Melalui intervensi teknologi berbasis daya, petani kini menikmati efisiensi operasional yang signifikan, peningkatan yield panen, dan lonjakan kesejahteraan ekonomi.

Ketua Kelompok Tani Krekleli, James Mogi, menjadi saksi utama transformasi energi ini. Ia mengungkapkan bahwa adopsi daya listrik membawa perubahan drastis pada siklus tanam mereka. Sebelum intervensi PLN, tingkat panen efektif hanya berkisar 60 persen dari total produksi.

“Setelah ada binaan dan dukungan dari PLN, kami bisa memproduksi lebih baik, sampai 90 persen. Karena pengaruh penerangan terhadap bunga ini sangat menentukan produksi,” ujar James.

Peningkatan 30 persen ini membuktikan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan variabel kunci dalam mengoptimalkan parameter pertumbuhan tanaman krisan yang sensitif terhadap intensitas cahaya.

Pemanfaatan listrik di green house tersebut tidak terbatas pada sistem pencahayaan intensif. James menjelaskan, instalasi daya juga menggerakkan pompa air listrik untuk irigasi yang presisi serta mengoperasikan berbagai peralatan pertanian pendukung.

Kelompok Tani Krekleli kini menggunakan sambungan daya sebesar 5.500 VA, yang menjamin stabilitas operasional seluruh sistem. Meskipun terdapat biaya pemakaian listrik bulanan sekitar Rp600 ribu, return on investment (ROI) energi sangat fantastis.

Dengan daya listrik, hasil panen kelompok ini melonjak hingga Rp15 juta per bulan. Angka ini naik tajam dibandingkan penghasilan pra-PLN yang hanya sekitar Rp5 juta. Hal ini menunjukkan bahwa elektrifikasi pertanian adalah solusi produktif yang sangat menguntungkan.

Manfaat yang dihasilkan oleh energi yang bermanfaat ini tidak hanya dirasakan di tingkat lokal. Kelompok Tani beranggotakan 10 petani ini bahkan mampu menembus rantai pasok internasional.

“Waktu itu kami sempat ekspor sedikit ke Singapura. Bunga dari Tomohon diterima karena kualitasnya sangat baik,” kata James, menunjukkan potensi ekspor komoditas agrikultur yang ditopang oleh infrastruktur kelistrikan andal.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa selain program EA, PLN juga hadir melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). PLN tidak sebatas menyalurkan daya dan fasilitas green house, tetapi juga aktif mendampingi petani dengan solusi teknis dan edukasi untuk menjamin pemanfaatan energi yang optimal dan efisien.

Usman menutup, keberhasilan di Tomohon ini adalah wujud nyata bahwa transisi energi dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. PLN berkomitmen memperluas inisiatif elektrifikasi ini ke berbagai sektor lain, termasuk peternakan, guna menciptakan ekosistem berkelanjutan di mana listrik menjadi katalisator utama pertumbuhan ekonomi daerah. (**)

Editor:
Ady Putong

 

Barta1.Com
Tags: budidaya krisan listrikElectrifying Agriculture PLNmanfaat listrik pertanianPertanian krisan TomohonPLN tingkatkan hasil panen
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Parade kendaraan hias dalam rangkaian acara Tomohon International Flower Festival. (foto Humas PLN)

Electrifying Agriculture Bawa Transisi Energi dan Ketahanan Ekonomi Rakyat

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ganti Genset Solar dengan Listrik PLN, TNI AL Dukung Transisi Energi Nasional dan Kurangi Emisi Karbon 7 Desember 2025
  • Hemat 56% Biaya Operasional Kapal Perang, PLN-TNI AL Kuatkan Pertahanan Laut Lewat Elektrifikasi Dermaga 7 Desember 2025
  • Daftar 26 Pemain Ikuti Seleksi Tahap Akhir Persma Manado 1960 7 Desember 2025
  • Beri Dukungan Moral ke Defit Nicot Bee, Sahea: Yakinlah! Kebenaran Pasti Akan Menang 7 Desember 2025
  • Tindak Pidana Pertanahan, Plt. Wakil Jaksa Agung Minta Pencegahan Diperkuat 7 Desember 2025

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In