• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Gallery

BPS: Kepulauan Sangihe Tunjukkan Kinerja Gemilang, Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

by Redaksi Barta1
7 Mei 2026
in Gallery
0
Foto: Pencanangan Desa Cantik di Kampung Pokol dorong data statistik berkualitas Sangihe. (Dok. Rendy/Barta1)

Foto: Pencanangan Desa Cantik di Kampung Pokol dorong data statistik berkualitas Sangihe. (Dok. Rendy/Barta1)

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Eko Siswahto mengumumkan capaian signifikan dalam penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Hal ini disampaikan dalam pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kampung Pokol, Rabu (6/5/2026).

Eko menyampaikan bahwa berdasarkan surat resmi BPS RI terkait data kemiskinan ekstrem tahun 2025, Kepulauan Sangihe mencatat kinerja yang sangat baik. Kabupaten ini berhasil menempati posisi ketiga terbaik dalam penurunan kemiskinan ekstrem.

“Untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, penurunan kemiskinan ekstrem ini sangat luar biasa, dari 3,19 persen menjadi 1,79 persen, atau turun sekitar 1,39 persen,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi indikator positif atas kualitas data dan kerja bersama lintas sektor di daerah. Menurutnya, BPS memiliki tanggung jawab besar dalam menghasilkan data yang akurat, terlebih isu kemiskinan sempat menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

“Ini menjadi luar biasa karena saya memiliki tanggung jawab menghasilkan data yang berkualitas. Harapannya ini menjadi indikasi yang bagus dan saya optimis kita bisa menurunkan angka kemiskinan di tahun 2026,” tambahnya.

Selain kemiskinan ekstrem, Eko juga memaparkan kondisi pertumbuhan ekonomi daerah yang dinilai cukup membanggakan. Berdasarkan rilis BPS Provinsi Sulawesi Utara, pertumbuhan ekonomi year on year tercatat 5,61 persen, sementara secara quarter to quarter mengalami kontraksi -8 persen. Namun demikian, Sangihe disebut masih berada di atas rata-rata provinsi untuk kedua indikator tersebut.

Ia menambahkan bahwa data lengkap masih dalam tahap rekonsiliasi antar BPS kabupaten/kota se-Sulawesi Utara dan akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menilai capaian penurunan kemiskinan ekstrem merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak, bukan hanya pemerintah daerah.

“Paling tidak ini adalah keberhasilan kita semua, bukan hanya pemerintah tetapi seluruh stakeholder di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas masyarakat yang berjalan baik, dukungan sektor pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan dasar seperti air dan listrik turut berkontribusi terhadap perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Sangihe masih berada dalam 10 kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Sulawesi Utara, sehingga pengawasan dan upaya pengentasan harus terus diperkuat.

“Penurunan ini sudah signifikan, tetapi kita masih harus memantau pergerakannya. Kalau setiap tahun turun 40 persen, seharusnya dalam tiga tahun ke depan kemiskinan ekstrem bisa nol,” katanya.

Bupati juga menyoroti pertumbuhan ekonomi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, capaian di atas rata-rata provinsi patut diapresiasi, meskipun terdapat dinamika seperti aktivitas ekonomi masyarakat dan faktor lain yang turut mempengaruhi, termasuk inflasi dan aktivitas pertambangan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya menjaga stabilitas fiskal, termasuk memastikan pembayaran gaji berjalan baik dan tata kelola anggaran tetap terencana di tengah perubahan regulasi.

Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: BPS SangiheDesa CantikEko SIswahtoKemiskinan Ekstrem
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Rangkaian giat PLN untuk pemberdayaan masyarakat di Tolitoli. (foto: Humas PLN)

PLN UID Suluttenggo Salurkan Bantuan Sosial dan Perkuat Potensi Wisata Kreatif di Tolitoli

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pendidikan Adalah Hak: Maleosan.ID Berbagi Semangat Belajar Bersama Anak-Anak Komunitas Dinding Manado 22 Mei 2026
  • PPMAN Menilai Penetapan Tersangka Warga Adat oleh Polres Halut Langgar HAM 20 Mei 2026
  • Kajati Sulut Pastikan Tambang Ilegal di Sangihe Masuk Prioritas Penindakan 20 Mei 2026
  • Bangun Kolaborasi, Rektor UC Surabaya, Prof Wirawan Sebut Polimdo Kampus Bergengsi di Manado 20 Mei 2026
  • Dua Hari di Sangihe, Kajati Sulut: Daerah Ini Luar Biasa dan Harus Dijaga 19 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In