• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Desember 7, 2025
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Kotamobagu
Program Baru Pengelolaan Sampah di Kotamobagu Dimulai! Dua Desa Jadi Percontohan

Program Baru Pengelolaan Sampah di Kotamobagu Dimulai! Dua Desa Jadi Percontohan

by Redaksi Barta1
6 November 2025
in Kotamobagu
0
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kotamobagu, Barta1.com — Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Staf Khusus Bidang Lingkungan, Putri Damayanti Potabuga, bersama Non Government Organisation (NGO) Climate Institute, menggelar sosialisasi pengelolaan dan pemilahan sampah rumah tangga di Desa Sia dan Desa Pontodon Timur, Selasa (4/11/2025). Langkah ini menjadi awal penguatan program lingkungan berbasis masyarakat yang menekankan pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya.

Sosialisasi tersebut bertujuan membangun kesadaran warga untuk meminimalkan produksi sampah sejak dari rumah tangga. Putri menegaskan bahwa persoalan sampah tidak akan terselesaikan apabila tidak dimulai dari sumber utama, yakni konsumsi harian masyarakat. Baik sampah organik maupun non-organik, menurutnya, harus dipilah dan ditangani dengan tepat agar tidak membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam pemaparannya, Putri menjelaskan bahwa memilah sampah dari rumah adalah strategi paling efektif untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke sistem pengelolaan kota. Ia menekankan pentingnya kebiasaan baru ini sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan. “Memilah sampah dari rumah dapat menekan debit sampah yang nantinya diangkut ke TPA,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya ini turut mendukung kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan pasukan oranye yang menangani pengangkutan dan pemrosesan sampah setiap hari. Menurutnya, semakin besar peran masyarakat dalam meminimalisir sampah, semakin ringan pula beban pengelolaan di tingkat pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan visi Kota Kotamobagu menuju kota yang bersih dan berkelanjutan.

Putri turut mengapresiasi sambutan masyarakat Desa Sia dan Pontodon Timur yang dinilai sangat positif. Pemerintah desa dan warga setempat menyambut program ini dengan antusias, sehingga mendorong tim untuk merencanakan pelibatan karang taruna sebagai agen perubahan lingkungan. “Karang taruna akan dilibatkan sebagai motor penggerak pengelolaan sampah di desa,” ujarnya.

Pelibatan pemuda desa tersebut diharapkan mampu menciptakan ekonomi sirkuler sekaligus membuka peluang green job bagi generasi muda, termasuk kelompok pemuda gereja. Program ini juga dirancang untuk memberdayakan perempuan, mengingat mayoritas pengelolaan sampah rumah tangga berada di tangan ibu rumah tangga. Pelatihan akan difokuskan pada teknik mengelola sampah organik dan pemanfaatannya di tingkat rumah tangga.

Lebih lanjut, Putri menjelaskan bahwa sampah organik dapat langsung diolah di masing-masing rumah, sementara sampah residu seperti plastik dan kardus akan dikumpulkan untuk didaur ulang atau dijual kembali. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah se-Bolaang Mongondow Raya (BMR) juga tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan luar daerah untuk mengolah sampah kardus menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Menutup kegiatan tersebut, Putri menegaskan bahwa program ini merupakan langkah awal untuk melihat kesiapan desa dalam menerapkan pengelolaan sampah terpadu. Ia memastikan bahwa sebagai Staf Khusus Bidang Lingkungan, dirinya akan mendampingi penuh desa-desa yang ingin mendorong kebijakan hijau. “Kami siap membantu desa merancang regulasi dan kebijakan lingkungan yang lebih berpihak pada keberlanjutan,” tutupnya.***

Barta1.Com
Tags: Pemkot KotamobaguPutri Damayantisampah
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash Pembangkit Listrik Tenaga Uap sebagai pupuk silika yang dimanfaatkan masyarakat untuk pertaniannya. (foto: Humas PLN)

Limbah PLTU PLN Kini Jadi Pupuk Pertanian Berkat SNI FABA

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ganti Genset Solar dengan Listrik PLN, TNI AL Dukung Transisi Energi Nasional dan Kurangi Emisi Karbon 7 Desember 2025
  • Hemat 56% Biaya Operasional Kapal Perang, PLN-TNI AL Kuatkan Pertahanan Laut Lewat Elektrifikasi Dermaga 7 Desember 2025
  • Daftar 26 Pemain Ikuti Seleksi Tahap Akhir Persma Manado 1960 7 Desember 2025
  • Beri Dukungan Moral ke Defit Nicot Bee, Sahea: Yakinlah! Kebenaran Pasti Akan Menang 7 Desember 2025
  • Tindak Pidana Pertanahan, Plt. Wakil Jaksa Agung Minta Pencegahan Diperkuat 7 Desember 2025

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In