Manado, Barta1.com — PT PLN (Persero) kembali menyalakan harapan masyarakat dengan menghadirkan akses listrik melalui program Light Up The Dream. Inisiatif yang digerakkan dari donasi para pegawai PLN ini berhasil mewujudkan sambungan listrik gratis bagi 154 keluarga prasejahtera yang tersebar di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata kepedulian pegawai PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan.
“Ketulusan hati dan kepedulian memiliki daya untuk mengubah hidup. Listrik tidak hanya penerangan, tetapi juga membuka jalan menuju kesejahteraan,” kata dia.
Secara rinci, di Sulawesi Utara terdapat 78 keluarga penerima manfaat, meliputi wilayah layanan PLN UP3 Manado, Kotamobagu, dan Tahuna. Di Sulawesi Tengah, tercatat 56 keluarga penerima di Palu, Tolitoli, dan Luwuk. Sementara di Gorontalo, sebanyak 20 keluarga kini resmi menikmati cahaya listrik di rumah mereka.
Bagi warga penerima, listrik menjadi energi yang menghadirkan perubahan nyata. Trisna Maletu dari Tahuna mengaku lega karena tak lagi bergantung pada pelita.
“Anak cucu bisa belajar dengan nyaman. Rumah kini terang, kami merasa lebih diperhatikan,” tuturnya. Senada, Andriani dari Luwuk Banggai yang keluarganya berjumlah 10 orang merasa mendapat “cahaya baru” setelah tak lagi menumpang listrik tetangga.
Kehadiran listrik juga dirasakan berdampak pada dunia pendidikan. SD Islam Terpadu Permata Islam 4 Morowali Utara menjadi salah satu penerima manfaat. Pengurus sekolah, Bahar Laseli, menyebut sambungan listrik akan sangat membantu kelancaran proses belajar mengajar.
“Dengan listrik, anak-anak bisa belajar lebih optimal, dan beban sekolah jauh berkurang,” ungkapnya.
Usman menambahkan, program ini akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya sebagai bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan energi hingga pelosok negeri.
“Listrik kini telah menjadi kebutuhan primer. Kehadirannya bukan sekadar penerangan, melainkan pendorong ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Program Light Up The Dream tidak hanya melistriki rumah tangga, tetapi juga menjadi simbol semangat pemerataan energi. PLN menargetkan semakin banyak keluarga prasejahtera dapat menikmati akses listrik sehingga pemerataan kelistrikan benar-benar menjadi fondasi bagi pembangunan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di kawasan timur Indonesia. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post