Sangihe, barta1.com – Manajer PLN UP3 Tahuna, Dimas Adhi Prabowo, meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kepulauan Sangihe untuk kelancaran proses pemulihan kelistrikan yang saat ini sedang berlangsung. Permintaan itu ia sampaikan dalam konferensi pers bersama Bupati Michael Thungari dan perwakilan PT Nusantara Power serta PT Nusa Daya, Rabu, (2/7/2025).
“Kami dari PLN terus berupaya merecovery kenormalan kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kami mohon doa dan support masyarakat agar proses ini bisa segera terealisasi,” kata Dimas.
Menurut dia, gangguan listrik yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir disebabkan oleh kerusakan unit pembangkit akibat cuaca ekstrem. Hujan dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang yang merusak infrastruktur jaringan. Beberapa peralatan perbaikan juga harus didatangkan dari Pulau Jawa karena tidak tersedia di Manado.
Meski ada tambahan daya sekitar 700 kilowatt yang masuk sore ini, Dimas menjelaskan masih terdapat defisit sekitar 300 kW. Kondisi ini membuat beberapa wilayah berpotensi mengalami pemadaman terbatas pada malam hari.
Ia juga meminta kerja sama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempermudah proses perizinan pemotongan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. “Ini perlu kita lakukan bersama-sama, karena pemulihan ini tidak bisa dikerjakan PLN sendiri,” ujarnya.
Dimas berharap pada pekan ini kondisi kelistrikan di Sangihe bisa kembali normal. Namun, ia menegaskan bahwa janji tersebut datang dari pihak PLN, bukan dari kepala daerah. ““Siang ini kami duduk bersama dengan Pak Bupati dan jajaran, termasuk dari PT. Nusantara Power. Semoga dalam minggu ini kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe bisa kembali normal,” pungkas Dimas.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post