Manado, Barta1.com – Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang kali ini digelar di Desa Likupang Satu, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), pada Rabu hingga Kamis (18–19 Juni 2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Kader dan Pemberian Tinu Key bagi Ibu Hamil untuk Mencegah Stunting di Desa Likupang Satu.”
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado, Sesca Diana Solang, S.SiT., M.Kes, menjelaskan kepada Barta1.com bahwa kegiatan ini mencakup pelatihan bagi kader kesehatan serta intervensi gizi. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain penilaian status gizi ibu hamil, pemeriksaan kadar hemoglobin, dan pemberian makanan berbahan pangan lokal seperti Tinutuan model Tinu Key kepada para ibu hamil.
“Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberdayakan kader kesehatan agar lebih terampil dalam mendampingi ibu hamil, memberikan edukasi tentang pentingnya gizi selama kehamilan guna mencegah stunting, serta mendorong pemanfaatan pangan lokal seperti Tinu Key sebagai solusi gizi terjangkau di masyarakat,” ungkap Sesca.
Ia didampingi oleh anggota tim pengabdian dari Jurusan Kebidanan, yaitu Freike S. Lumy, S.SiT., M.Kes, serta dari Jurusan Gizi Dr. Grace K. L. Langi, S.Pd., SST., MPHM.
Lebih lanjut, Sesca berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran gizi pada ibu dan anak, menurunkan angka stunting di Desa Likupang Satu, serta menjadi contoh program yang bisa direplikasi di desa-desa lain di Sulut.
Pantauan Barta1.com menunjukkan bahwa kegiatan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari tim pengabdian masyarakat Poltekkes Kemenkes Manado, mahasiswa Jurusan Kebidanan dan Gizi, kader kesehatan, para ibu hamil, pemerintah desa, hingga tenaga kesehatan seperti bidan dan ahli gizi. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post