Manado, Barta1.com – Kota Manado tidak pernah lepas dari persoalan banjir ketika hujan datang berhari – hari. Salah satu penyebab adalah padatnya pemukiman warga dan tersumbatnya saluran air akibat sampah dan endapan tanah.

Sejumlah wilayah yang sering mengalami banjir ketika hujan mengguyur, seperti Tuminting, Paal Dua, dan Ternate Tanjung. Hal ini memerlukan perhatian bersama dalam melakukan pencegahan, sebelum datangnya hujan, baik itu pemerintah, dunia usaha, pendidikan, masyarakat, maupun lintas organisasi.

Namun perhatian itu mulai bermunculan, kali ini datangnya dari KPAB Corvus yang melakukan aksi bersih-bersih saluran air di Lingkungan 2, Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sabtu (14/06/2025).
Dengan perlengkapan sederhana seperti skop dan karung, mereka berhasil mengangkat 18 karung berisikan sampah dan tanah dari selokan yang tersumbat.
Anggota KPAB Corvus, Yayan Rahman dan Brayen Tahatelu, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Masalah banjir sering terjadi akibat sampah plastik, kresek, dan tanah yang menumpuk di saluran air,” ujar mereka.
Mereka menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin karena tingginya kepadatan permukiman di kawasan tersebut. (*)
Editor : Meikel Pontolondo


Discussion about this post