Siau, Barta1.com – Warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang Tagulandang menyambut gembira terkait kabar segera disalurkan dana bantuan yang setahun lebih mereka tunggu. Ya kepastian itu setelah perjuangan tiada henti dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui duet Bupati Chyntia Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas.
Sebab, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyetujui pencairan dana setelah melalui serangkaian upaya oleh bupati dan wakil bupati. “Iya kami dapat informasi akan segera cair dana bantuan yang sudah lama kami tunggu. Semoga info itu benar karena kami sangat membutuhkan bantuan tersebut,” ujar Ponto Makasala, warga Kampung Lesah Rende, Kamis (8/5/2025).
Ia menyebutkan kondisi rumah sudah setahun masih berlubang belum diganti sama sekali. Solusi mereka selama setahun karena belum ada bantuan dari pemerintah yakni membeli lem untuk menutup lubang seng akibat terjangan erupsi April 2024 lalu. “Jujur saja kami senang mendapat kabar akan disalurkan bantuan kepada kami. Karena memang kami menunggu sejak tahun lalu,” katanya.
Senada disampaikan Onix Anggaseng, warga Kampung Mohongsawang. Dia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas perjuangan yang tiada lelah dari bupati dan wakil bupati, “Kami tahu perjuangan ini tidak mudah. Dan ini membuktikan keperpihakan bupati dan wakil bupati kepada warganya. Sekali lagi terima kasih. Kami masyarakat yang terdampak akan terus mendoakan semoga pemimpin kami ini diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas,” imbuhnya.
Diketahui informasi bantuan dari BNPB buat warga terdampak erupsi Gunung Ruang itu setelah munculnya dua surat resmi padaSelasa (6/5/2025) yang masuk ke Pemkab Sitaro.
- Surat B-84/BNPB/D-IV/PD.01.04/05/2025 tentang penyaluran tahap pertama untuk 951 KK terdampak, terdiri dari:
– 127 rumah rusak sedang (berhak mendapat Rp30 juta per KK)
– 824 rumah rusak ringan (berhak mendapat Rp15 juta per KK)
– 23 KK tidak memenuhi syarat (kerusakan di bawah 20%)
– 26 KK belum memiliki data penilaian kerusakan
- Surat B-85/BNPB/D-IV/PD.01.04/05/2025 meminta pembukaan blokir rekening virtual account Bank Mandiri untuk penyaluran bertahap.
Sebelumnya, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, menyatakan validasi tahap kedua akan diproses setelah kelengkapan data.
Sementara itu, Bupati Chyntia mengungkapkan rasa syukur atas persetujuan BNPB. “Semoha bantuan ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat karena ini adalah hak warga Tagulandang yang telah menunggu setahun,” ujarnya, Rabu (7/5/2025). Wakil Bupati Makainas menambahkan, komunikasi intensif dengan BNPB di Jakarta menjadi kunci keberhasilan. “Bagi warga yang belum memenuhi kualifikasi, tetap akan ada bantuan material seperti seng,” jelasnya.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post