Manado, Barta1.com – Dosen Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado memberikan pembekalan hukum digital kepada generasi muda agar bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, bertempat di Tongkaina, Manado, Senin (3/03/2025).

Pembekalan tersebut, bagian dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), yang kembali digelar oleh civitas akademika Politeknik Negeri Manado. Kali ini, Romana Octavia Debora Pessak, S.Th., S.H., M.H., dosen dari Jurusan Administrasi Bisnis ini, tampil sebagai narasumber dalam pelatihan bertema “Self Management Berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)” yang diperuntukkan bagi para siswa di SMK Kristen Tongkaina, Kota Manado.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut dihadiri oleh puluhan siswa dari berbagai kelas. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum generasi muda di era digital, khususnya dalam penggunaan media sosial dan platform komunikasi daring yang semakin masif digunakan oleh kalangan pelajar.
“Generasi muda harus memahami bahwa setiap unggahan, komentar, dan pesan di dunia maya memiliki konsekuensi hukum yang nyata. Self management adalah kunci agar kita tidak menjadi pelaku maupun korban kejahatan siber,”
ungkap Romana Octavia Debora Pessak, S.Th., S.H., M.H.
Dalam paparannya, Romana Octavia menekankan pentingnya pengelolaan diri secara sadar dan bertanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital. Ia menjelaskan berbagai pasal krusial dalam UU ITE yang kerap menjerat pengguna media sosial, mulai dari ketentuan mengenai pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong atau hoaks, hingga ujaran kebencian yang dapat berujung pada sanksi pidana.
“Para siswa perlu menyadari bahwa jejak digital bersifat permanen. Apa yang ditulis atau diunggah hari ini bisa menjadi bukti di kemudian hari. Oleh karena itu, self management menjadi sangat penting, bukan hanya mengendalikan emosi, tetapi juga mengendalikan tindakan di ranah digital,” ujar Romana dalam sesi penyampaian materi.
Pelatihan tersebut dikemas secara interaktif dengan melibatkan sesi diskusi, studi kasus nyata, serta simulasi situasi yang kerap dialami remaja di media sosial. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, dengan banyak di antara mereka yang aktif mengajukan pertanyaan seputar kasus-kasus pelanggaran UU ITE yang pernah mereka saksikan atau baca di media.
Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mewajibkan para dosen untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado secara konsisten menempatkan pengabdian masyarakat sebagai salah satu prioritas dalam menjalankan misi institusi pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
Sebagai penutup kegiatan, Romana Octavia menyampaikan harapannya agar para siswa SMK Kristen Tongkaina dapat menjadi duta literasi digital di lingkungan mereka masing-masing.
“Satu langkah kecil yang kita ambil hari ini, memahami hukum dan mengelola diri dengan baik, adalah investasi besar bagi masa depan bangsa,” tutupnya.
Diketahui, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berkaitan dengan Pendidikan Hukum dan Literasi Digital. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post