• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Kampanye Peduli Pohon, BPKel Oi Hidup Manado Gelar Aksi Cabut Paku

by Meikel Eki Pontolondo
13 Januari 2025
in Edukasi
0
Aksi cabu paku di Pohon Sparta Tikala Manado. (Foto: meikel/barta)

Aksi cabu paku di Pohon Sparta Tikala Manado. (Foto: meikel/barta)

0
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado,Barta1.com – Pepohonan di perkotaan terlihat tak menjadi prioritas untuk dilindungi maupun dirawat, seperti sedianya peran penting pohon terhadap kehidupan manusia.

Melainkan pohon yang telah bertumbuh di pinggiran jalan maupun di Taman itu hanya dijadikan objek untuk dipasangkan baliho, iklan perusahaan, tempat digantungnya sampah dan sebagainya.

Hal itu menjadi perhatian dari Badan Pengurus Kelompok (BPKel) Oi Hidup Manado, yang mengkhawatirkan kondisi pohon yang ada di Kota Manado.

Arief Santoso, selaku anggota BPKel Oi Hidup Manado kepada awak media, Minggu (12/01/2025) mengatakan, masyarakat pada umumnya tak banyak memiliki pemahaman tentang pentingnya pohon dalam kehidupan manusia.

“Jadi, melihat persoalan ini kami tidak hanya diam, melainkan dari BPKel Oi Hidup Manado pada hari ini melakukan aksi cabut paku di Pepohonan yang ada di area Taman Tikala Manado, dan alhasilnya dari 8 Pohon terkumpul ada sebanyak 113 paku,” ungkap Arif sambil tersenyum.

Aksi ini, menurut Arif, secara spontanitas dilakukan untuk memperlambat kematian Pohon, mengingat Pohon memiliki manfaat penting bagi kehidupan manusia, yakni memberikan oksigen, menyerap polutan, mengurangi efek rumah kaca, meredam kebisingan, menurunkan suhu udara dan masih banyak lagi.

“Apa yang kami lakukan ini selain memperlambat kematian pohon. Tujuannya untuk memberikan kampanye bahwa pentingnya menjaga dan merawat pohon kepada masyarakat yang telah berolahraga maupun melewati Taman Tikala Manado,” jelasnya.

Pada kesempatan itu pun, Arif mengharapkan, Pemerintah Kota bisa membuat aturan berupa Perda (Peraturan Daerah) tentang perlindungan Pohon, guna melindungi pohon dari cara-cara yang tidak diharapkan.

“Jika pun sudah ada aturannya melalui tata kota atau Perda, mohon itu diperhatikan dan diseriusi. Jika pun tidak, mohon itu menjadi perhatian serius, baik dari lembaga eksekutif maupun legislatif,” tuturnya.

Mengingat, kata salah satu anak muda di Kota Manado ini, bahwa paku yang dicabut pada hari ini sebanyak 113 paku dari 8 pohon yang ada di Taman Tikala Manado. “Itu pun tidak semua bisa dicabut.”

“Kami melihat ketika banyaknya paku atau iklan yang tertancap di Pepohonan, terlihat sangat menganggu keindahan dari lokasi yang sering dikunjungi Publik ini, hal ini bisa-bisa merusak citra keindahan dari Ibu Kota Sulawesi Utara ini,” ucapnya.

Bahkan Ia menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup yang selalu diperingati setiap 10 Januari, tapi pelaksanaannya dilakukan pada hari ini.

Sedangkan Ketua BPK Oi Manado, Adam Hakim, mengapresiasi program yang dilakukan oleh BPkel Oi Hidup Manado, dalam hal ini memperhatikan keberlangsungan kehidupan Pepohonan sebagai salah satu sumber oksigen bagi manusia.

“Aksi ini sangat luar biasa, dan di sisi lain harus menjadi perhatian penting dari Pemerintah dan masyarakat. Jika persoalan Pohon di tempat publik saja tidak bisa diperhatikan, terus bagaimana di tempat yang lainnya, apalagi Kota Manado baru-baru ini diberikan Predikat Inovatif dari Kemendagri (Kementerian dalam negeri),” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: BPKel Oi Hidup ManadoCabu paku di PohonHari Lingkungan HidupSparta Tikala Manado
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Amato Assagaf, Puisi dan Catatan Kecil Tentangnya

Amato Assagaf, Puisi dan Catatan Kecil Tentangnya

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Dari Bibit Tomat hingga Rafting: Cara KMPA Tansa Rayakan Hari Bumi di Manado 19 April 2026
  • IKA Polimdo: Larangan Vape adalah Investasi Kesehatan Mahasiswa 19 April 2026
  • Kakanwil Kemenkumham Sulut Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bahas Harmonisasi Ranpergub 19 April 2026
  • Mencari Grand Master Masa Depan dari Sulawesi Utara 19 April 2026
  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In