• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Perjuangkan Penambang Rakyat, James Tuuk: Kementerian ESDM Hanya Urus Orang-Orang Kaya

by Meikel Eki Pontolondo
8 Agustus 2024
in Politik
0
Anggota Banggar DPRD Provinsi Sulut, James Tuuk. (Foto: meikel/barta)

Anggota Banggar DPRD Provinsi Sulut, James Tuuk. (Foto: meikel/barta)

0
SHARES
114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Pada pembahasan KUA dan PPAS APBD Perubahan Provinsi Sulut tahun 2024. James Tuuk, meminta perhatian Pemerintah Provinsi Sulut berkaitan dengan nasib penambang rakyat, Ruang Paripurna DPRD Sulut, Rabu (07/08/2024).

“Penambang mas yang disebut PETI saya tidak setuju. Bahasa ini pernah saya sampaikan dan ribut di Kementerian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral), ketika Kementerian ESDM melalui biro hukumnya dan bagian legalnya mengatakan bahwa di Sulut banyak PETI. Di situ, saya katakan ia banyak PETI jenasah,” ungkap James.

Lanjut James, tapi untuk penambang rakyat tanpa izin itu, tidak ada. “Yang benar adalah masyarakat penambang ditelantarkan oleh negara,” ujarnya.

“Saya mau memberikan argumen. Ada berapa banyak wilayah pertambangan rakyat dan izin pertambangan rakyat yang dikeluarkan oleh kementerian ESDM dalam 10 tahun terakhir ini, malah tidak ada,” ucapnya.

Kata James, jika berkunjung ke Kementerian ESDM, kemudian datang di Kementerian perikanan. Berikutnya Pertanian atau sosial, itu sangat jelas.

“Kementerian perikanan memberikan bantuan mesin katinting dan lain-lain, kementerian pertanian memberikan bibit jagung dan lain-lain, kementerian sosial membagikan bantuan beras kepada masyarakat. Saya bertanya kementerian ESDM buat apa, rupanya tidak ada. Mau berbagi martelu dan betel saja tidak pernah,” terang anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.

Dan oleh karena itu, tambah James, dirinya tetap konsisten bahwa kementerian ESDM dengan rakyat Indonesia. Mereka hanya menguras, orang-orang kaya. “Mereka tidak menyentuh masyarakat kecil. Bisa cek, selama saya 10 tahun di DPRD ini, apakah Kementerian ESDM memberikan bantuan masyarakat berupa martelu dan sebagainya, itu tidak pernah ada.”

“Padahal dari 7 tahun yang lalu saya sampaikan, jika kita mau konsisten mau cari PAD, mulai dari Bapak Tumiwa sampaikan ke Jun. Lebih baik mengurus 5 ribu wilayah pertambangan rakyat. Kita bisa narik APBD, khususnya PAD-nya dan paling sedikit itu 1,8 triliun pertahun,” imbuhnya.

Menurut James, yang menikmati saat ini dari black market semua, tapi pemerintah tidak punya nyali untuk mengambil itu.

“Saya mau memberikan pendapat, sekalian Bapak Sekretaris Provinsi Sulut berikan tambahan anggaran bagi Frans Maindoka, gunanya membeli martelu dan betel kemudian bagikan ke Penambang rakyat, tapi bukan pakai alat. Jika pakai alat, itu penambang mas tampa izin,” tambahnya.

Mendengar penjelasan James, Sekretaris Provinsi Sulut, Steve Kepel, selaku ketua TPAD Provinsi Sulut menanggapinya dengan mengucapkan terima kasih atas masukan yang ada, nanti ini akan menjadi bahan evaluasi berkaitan dengan penambang rakyat. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: DPRD Provinsi Sulutjames tuukKementerian ESDMSteve Kepel
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Polimdo bersama perangkat desa Darunu. (Foto: istimewa)

Polimdo Bekali BUMDES Sejahtera Darunu Tentang Pembukuan Keuangan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Apakah ini Benar-benar Solusi Untuk Krisis Biaya Hidup Kita? 10 Maret 2026
  • APPSI, PAPERA, dan BIFI Kota Bitung Bagikan Takjil Gratis, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan 10 Maret 2026
  • Polisi Amankan 17 Pelaku Aksi Tawuran di Kota Bitung 9 Maret 2026
  • SDK Pniel Rainis Sukses Selenggarakan Pramuka Gugus Depan 9 Maret 2026
  • Wafatnya Mantan Bupati Hironimus Makagansa, Pemkab Sangihe Keluarkan Instruksi Bendera Setengah Tiang 9 Maret 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In