• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Pembahasan KUA dan PPAS, DPRD Sulut sentil BSG Berkaitan Kewajibannya

by Meikel Eki Pontolondo
31 Juli 2024
in Politik
0
Proses pembahasan KUA dan PPAS. (foto: meikel/ barta)

Proses pembahasan KUA dan PPAS. (foto: meikel/ barta)

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Berkaitan dengan Bank Sulut- Gorontalo (BSG) menjadi pembahasan penting antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan TAPD Provinsi Sulut, Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Rabu (31/07/2024).

Hal itu terlihat Ketika anggota Banggar DPRD Provinsi Sulut, Ayub Ali mempertanyakan anggaran kepada pihak TAPD Provinsi Sulut untuk mengantisipasi kewajiban BSG dalam rangka memenuhi kewajiban yang diperintahkan oleh OJK. Di dalam rangka menjadikan BSG, menjadi salah satu Bank yang sehat, yang di mana pemenuhan anggarannya harus 3 Triliun.

“Apakah ada scenario yang telah disusun oleh pihak TAPD, untuk bisa disisikan di tahun 2024 ini. Persoalan ini sangat penting, karena tidak disampaikan tadi,” ungkap Ayub.

Menurutnya, ini akan terjadi multi efek terhadap program-program lainnya, jika seluruh program dan anggaranya hanya sifatnya membayar hutang, maka program kerakyatan tidak akan tersentuh.

“Proporsi anggaran 1,4 Triliun ini adalah beban yang berat, yang sudah disampaikan oleh TAPD tadi, sekali lagi ini berat terhadap APBD yang akan kita lewati, maka untuk itu seknario anggran APBD yang terbeban sampai 2029 ini sumbernya dari mana, supaya anggaran ini benar-benar sehat untuk menghapus hutang yang berjalan,” jelasnya.

Mendengar pertanyaan dari anggota fraksi Nyiur Melambai itu. Terlihat Sekprov (sekretaris Provinsi), Steve Kepel menulis beberapa catatan yang ada. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: ayub aliDPRD SulutSteve KepelTAPD Provinsi Sulut
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Bonus yang Diterima Timnas Indonesia U-19 Setelah Juara Piala AFF 2024

Bonus yang Diterima Timnas Indonesia U-19 Setelah Juara Piala AFF 2024

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Louis Carl Schramm Soroti Kekurangan Guru SMA/SMK hingga SLB, Sulut Usulkan 1.100 CPNS 11 Mei 2026
  • DPRD Sulut Soroti Roadmap Pendidikan, Dinas Pendidikan Paparkan Realisasi Anggaran 2026 11 Mei 2026
  • Muslimah Mongilong, Selamatkan Wajah PDI Perjuangan di RDP Komisi IV DPRD Sulut 11 Mei 2026
  • Viral Foto Kajati Sulut-Tonsu Pasca Penetapan Tersangka Bupati Sitaro, Ini Kata Asintel 11 Mei 2026
  • Gubernur Yulius Selvanus Tunjuk Heronimus Makainas Jadi Plt Bupati Sitaro Usai Kasus Korupsi 11 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In