Manado,Barta1.com – Anggota DPRD Provinsi Sulut, Ismail Dahab, menjelaskan pengalamannya terkait dengan reklamasi pantai, terutama kawasan Sario dan sekitarnya.
“Dahulu kami juga bersama-sama dengan nelayan di Sario dan sekitarnya. Saat itu pengembang, telah menjanjikan masyarakat termasuk nelayan untuk disejahterakan. Faktanya hari ini, nelayan tidak pernah diuntungkan, nelayan semakin terpinggirkan, apalagi tambatan perahunya tidak ada,” ungkap Ismail saat mengikuti RDP lintas komisi bersama eksekutif dan Balai Taman Bunaken.
Apalagi, lanjut Ismail, pengembang yang ada di Manado Utara ini sudah tahu cara-caranya seperti apa, selebihnya lagi mereka melecehkan Dewan terhormat ini, di mana mereka diundang pada RDP ini, namun tidak hadir.
“Saya mau mengusulkan ketua, kita DPRD bersama – sama keterwakilan masyarakat untuk membawa persoalan ini kepada lembaga yang berwenang, termasuk kementerian pusat dan menyatakan tidak layak untuk dilanjutkan reklamasi ini,” pinta Ismail.
Diketahui, RDP lintas komisi dipimpin oleh ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post