Manado, Barta1.com – Sesuatu hal yang sebelumnya tidak membuat seseorang itu tertarik. Terkadang berjalannya waktu, ada saja yang membuatnya terjerumus ke hal tersebut.
Begitupun dengan Michelles Florencia Sihombing, perempuan cantik kelahiran Luwuk 28 September 2003 itu, sebelumnya tidak tertarik dengan dunia modeling maupun kecantikan.
Akan tetapi, karena dorongan dari teman-temannya membuat Michelles mau mengenal dunia yang menampilkan fashion show (peragaan busana), pengetahuan dan kecantikan itu. Dengan mengikuti ajang Putra-Putri FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) 2023.

“Hal yang tidak pernah saya sukai sejak kecil, tapi saat ini menjadikanku bagian dari mereka, yang menekuni dunia modeling dan kecantikan ini. Semua karena dukungan dari teman-teman,” ungkapnya kepada Barta1.com, Rabu (29/05/2024).
Setelah terlibat dengan event ini, kata Michelles, ternyata banyak hal positif yang bisa didapatkan, seperti melatih kepercayaan diri saat melakukan publik speaking (berbicara di depan umum), kemudian mendapatkan relasi baik itu secara internal kampus maupun eksternal.
“Selain itu juga, saya yang sebelumnya tidak tahu menggunakan heels, ketika terus dilatih saat dance, akhirnya bisa. Intinya banyak pengetahuan baru yang bisa didapatkan, yang sebelumnya belum pernah diterima” singkatnya sambil tersenyum.
Lanjut Michelles, dalam proses berlatih kakinya pernah bermasalah, yang bertepatan keesokan harinya menjadi jadwal mereka untuk talent show. Secara bersamaan juga, ia mendapatkan kabar bahwa ayahnya sedang kritis di rumah sakit.
“Akan tetapi dengan keadaan itu, banyak teman-teman yang memberikan motivasi dan semangat kepada saya, untuk tidak lengah dengan keadaan. Dan bersyukur semuanya bisa terlewatkan dengan baik,” tuturnya.
Sama halnya ketika memasuki grand final, Michelles sempat mengajukan pengunduran dirinya kepada panita dengan alasan sakit, yang membuat dia harus beristirahat selama 6 bulan lamanya, sesuai dengan arahan dokter.
“Namun, beruntungnya saya ternyata pelaksanaan grand final itu tertunda, yang sebenarnya kegiatannya itu bulan maret, tetapi tertunda sampai bulan November 2023,” jelasnya.
Tertundanya event itu, membuat anak pertama dari 3 bersaudara dari pasangan Ruben Sihombing dan Nevie Ria Sagulani itu, memiliki kesempatan untuk melakukan pemulihan secara total dan bisa melanjutkan ajang Putra-Putri FKM Unsrat 2023, sampai selesai.
“Setelah sembuh total, saya kembali berlatih sebelum masuk karantina dan menganggap semuanya sedang belajar, sehingga tidak merasa insecure dengan peserta lainnya,” imbuhnya.
Kemudian dari itu, semuanya bisa berjalan dengan baik sehingga bisa terpilih menjadi favorite Putri FKM Unsrat 2023 hingga hari ini.
“Ke depannya ketika selesai menjabat, saya akan berfokus pada perkuliahan, apalagi saat ini sudah mau menginjak semester akhir. Setelah lulus, pastinya akan terjun di tengah masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatannya,” ucapnya.
Diakhir statmennya, Michelles menyebut, tidak menutup kemungkinan saat dia sudah bekerja nanti, kemudian ada event modeling maupun kecantikan tingkat Kabupaten/kota maupun Provinsi akan ia ikuti.
“Karena dengan event seperti ini wawasan kita akan semakin luas, relasi makin terbuka, bisa membawa nama baik daerah, serta mendapatkan kepuasan tersendiri,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post