• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Kamis, Juni 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Driver Online Sejak Mahasiswa, Afiifah Putri Fadhillah : Saya Bahagia

by Meikel Eki Pontolondo
25 Mei 2024
in Edukasi
0
Aflifah Putri Fadhillah . (Foto: istimewa)

Aflifah Putri Fadhillah . (Foto: istimewa)

0
SHARES
128
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado,Barta1.com – Tidak semua perempuan mau menjalani pekerjaannya, sebagai seorang driver. Baik itu roda dua maupun empat, namun berbeda dengan Afiifah Putri Fadhillah.

Perempuan kelahiran 30 Agustus 1999 itu, memulai pekerjaannya itu sejak dirinya mahasiswa. “Saya memulainya dari grab pada tahun 2017, kemudian tahun 2020 berpindah ke indrive,” ungkap Aflifah kepada Barta1.com, Sabtu (25/05/2024).

“Saya bahagia dengan pekerjaan ini. Ini kan bukan soal pekerjaan lelaki saja, melainkan perempuan juga bisa,” ujarnya.

Anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan Julita Jaya dan Abdul Rauf menambahkan, yang terpenting pekerjaan itu halal dan tidak selalu bergantung dengan orang tua, anak muda itu harus mandiri.

“Apapun pekerjaanmu lakukanlah itu dengan baik dan jauhi yang namanya gengsi,” singkat Alumni Politenik Negeri Manado ini.

Bahkan sesuatu yang ingin dia beli, dicapai Afiifah, dengan hasil jerih payahnya sendiri, sebagai seorang driver. “Saya tidak mau menjadi anak yang manja, apalagi mengharapkan kepunyaan atau penghasilan dari orang tua. Sebagai anak, kita harus menjadi perintis dan bukan sekedar pewaris,” terangnya.

“Alhamdulillah dengan pekerjaan ini pendapatan saya berkecukupan, tidak lebih dan kurang. Dengan penghasilan bersih setiap harinya itu Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000, jika ramai mencapai 250.000. Hasilnya ini, bisa ditabung, membeli apa yang diinginkan, membayaran cicilan rumah sendiri dan dipakai untuk touring,” tuturnya.

Menjadi seorang driver, tentunya memiliki suka dan dukanya, tersendiri. Bahkan perempuan berparas cantik itu menyebut, sukanya itu ketika mendapatkan penumpang yang bisa diajak ngobrol.

“Banyak penumpang yang suka menceritakan tentang kehidupannya. Dan cerita mereka, itu menjadi pembelajaran hidup bagi saya pribadi. Bahkan ada yang menawarkan, snack dan kopi, saat di perjalanan” jelasnya.

Bukan itu saja, tambah Afiifah, terkadang ada penumpang yang memberinya uang lebih dari yang diharapkan, sehingga membuatnya tidak enakan.

“Pernah mendapatkan penumpang, yang merupakan pemilik angel collection. Dia dijemput di angel collection menuju rumahnya di Citraland. Dalam perjalanan dia bertanya, sudah dapat berapa hari ini. Saat itu, saya menjawab sedikit, karena sunyi” katanya sembari menyebut begitulah resiko sebagai seorang driver.

Setiba di rumahnya, pemilik angel collection itu turun lebih dahulu, kemudian yang membayar biaya indrivenya itu adalah pekerjanya. Afiifah melihat uang yang diberikan kepadanya, langsung berseruh uangnya kelebihan. Pekerja itu menjawab, ambil saja.

“Dengan kejadian itu, saya merasa sangat bersyukur. Rasa lelah itu terbayarkan, dengan adanya orang baik. Itu kejadian yang paling berkesan. Maka dari itu, melalui tulisan ini saya mau mengucapkan banyak terima kasih,” ucapnya.

Sedangkan cerita dukanya, ketika menemukan penumpang yang nakal, yang menganggap Afiifah itu sebagai perempuan panggilan. “Ada penumpang yang mau mencoba mengajak saya ke hal-hal yang tidak baik, tapi saat itu, tetap bersikeras menjawab bahwa saya bekerja dari pagi sampai malam untuk mencari uang halal, bukan yang tidak halal,” tegasnya.

“Sepanjang perjalanan saya terus digoda, sebenarnya kepikiran untuk menurunkan penumpang tersebut di jalan, tapi saya berpikir lagi. Bahwa dia adalah penumpang yang harus dianggap raja, sekalipun saat itu sudah sakit hati. Bersyukur, sampai tujuan dengan tidak terjadi apa-apa,” imbuhnya.

Duka selanjutnya, ketika berusaha cepat untuk menjemput penumpang, karena diminta cepat. Saat tiba dititik, ternyata orderannya fiktif. “Ketika terjadi seperti itu, mau marah kesiapa ? mungkin ini sudah menjadi resiko,” cetusnya.

“Setiap pekerjaan pasti ada resikonya, tergantung bagaimana kita menerimannya, tapi seorang pejuang pasti akan terus berusaha, sekalipun gagal. Ia akan terus, mencobannya sampai berhasil,” tandasnya.

Selain menjadi seorang driver, Afiifah juga pernah bekerja di salah satu toko di Kota Manado. Untuk membagikan waktunya, ia bekerja pagi sampai sore hari, kemudian melanjutkan pekerjaannya, yakni indriver.

“Sebagai perempuan harus berani mencoba dan harus menjadi pekerja keras. Apapun pekerjaan kita, lakukan itu dengan segenap hati. Dan terakhir jangan pernah gengsi,” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

 

 

Barta1.Com
Tags: Aflifah Putri FadhillahAlumni Politeknik Negeri Manadodriver onlineGrabIndrive
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Saksi, pengacara dan pihak tergugat foto bersama usai sidang putusan di PN Tahuna. (foto: istimewa)

Sengketa Jemaat di Paniki Sitaro, Hakim PN Tahuna Kabulkan Eksepsi Tergugat

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Royke Anter Soroti Maraknya Kasus Kriminal di Manado, Ajak Semua Pihak Perkuat Pengawasan 17 Juni 2026
  • Mahasiswa Cipayung Gelar Aksi Menyambut Revolusi di DPRD Sulut 17 Juni 2026
  • Perkuat Kolaborasi dan Capaian IKU, Universitas Negeri Gorontalo Kunjungi Polimdo 17 Juni 2026
  • Tuntutan Demonstrasi di DPRD Sulut, Ratusan Polisi Siaga Sejak Pagi 17 Juni 2026
  • 29 Tahun Dalam Kasih  Tuhan, Jemaat GMIM Kharisma Buha Rayakan HUT Penuh Sukacita  17 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In