Sangihe, Barta1.com – Penjabat (Pj.) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan, kembali memperoleh bantuan dana APBN sebesar 22.6 miliar dari Balai Sungai Wilayah 1 Sulawesi Utara. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan talud pengaman pantai di Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna.
Menurut Tamuntuan, anggaran tersebut diperoleh berdasarkan pengajuan proposal pada tahun 2023 lalu. Keberadaan talud pengaman pantai menjadi penting mengingat adanya abrasi pantai yang mengancam pemukiman warga akibat bencana alam.
Selain pembangunan talud pengaman pantai, dana tersebut juga akan dialokasikan untuk normalisasi Sungai Kadadima di Kampung Laine, yang direncanakan akan terealisasi pada tahun 2024.
Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur pantai, Pj. Bupati Rinny Tamuntuan juga turut mengunjungi Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi Sulawesi Utara untuk menindaklanjuti usulan-usulan pembangunan tahun 2022 dan 2023. Hasilnya, beberapa proyek sudah terealisasi, termasuk pembangunan Sekolah SMP Madrasah di Kelurahan Tidore.
Kunjungan Pj. Bupati Rinny Tamuntuan ini didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Daerah Sangihe, Engelin Sasiang, ST. “Kami bersyukur di tahun ini kembali mendapatkan anggaran untuk pembangunan talud dan sekolah dari anggaran APBN melalui Balai Sungai Wilayah 1 Sulawesi Utara,” ujar Rinny Tamuntuan, Kamis (21/03/2023).
Tamuntuan juga menyatakan tekadnya untuk terus berupaya melakukan lobi anggaran agar pada tahun 2024, lebih banyak dana dapat dialokasikan untuk daerah Sangihe. “Meskipun anggaran di tahun 2024 terpengaruh oleh pemilu dan pilkada, saya akan terus berusaha memenuhi kebutuhan dan keluhan warga Sangihe,” tambahnya.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post