• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Lewat Sasi, Perempuan Papua Kini Makin Kukuh Lindungi Laut

by Ady Putong
11 November 2023
in News
0
Iven SIEJ ikut melibatkan perwakilan Yayasan Konservasi Alam Nusantara yang lagi bergiat di Papua. (foto: SIEJ)

Iven SIEJ ikut melibatkan perwakilan Yayasan Konservasi Alam Nusantara yang lagi bergiat di Papua. (foto: SIEJ)

0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com — Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) mendorong pelibatan perempuan dalam perlindungan laut. Di Desa Kapatcol, Kecamatan Misool, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, pelibatan itu dilakukan melalui “Sasi”, konservasi laut berbasis kearifan lokal.

Sasi merupakan larangan mengambil hasil sumber daya kelautan pada kurun waktu tertentu, sebagai upaya pelestarian dan menjaga populasi.

Hilda Lionata, Manajer Program Kelautan YKAN mengatakan, meski telah ada sejak lama namun lingkup kerja kearifan lokal Sasi lebih didominasi kelompok laki-laki. Kemudian, melalui berbagai kajian, pihaknya coba mendorong kelompok perempuan untuk terlibat aktif melindungi laut di wilayah mereka.

Kepada perempuan-perempuan setempat, YKAN mengajarkan pemanenan selektif agar stok sumber daya kelautan dapat terjaga. Dampak lanjutannya, keberlangsungan kearifan lokal Sasi juga akan terjaga di masa depan.

“Kami dorong pemanenan selektif, ada batas ukuran, ambil yang dewasa, supaya bisa menjaga stok. Selain ukuran, kami atur alat tangkapnya. Tidak boleh bawa alat untuk ambil sebanyak-banyaknya. Hanya boleh ambil dengan tangan mereka. Hal-hal itu akan menjamin keberlangsungan dari praktik ini,” kata Hilda ketika mengisi salah satu sesi Green Press Community di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis (9/11/2023).

Sejak dibentuk tahun 2010, kelompok perempuan pengelola Sasi di Desa Kapatcol, telah berkontribusi pada pendapatan ekonomi warga desa. Hilda mencontohkan, melalui Sasi, spesies semacam teripang bisa bertambah hingga dua kali lipat.

Berlimpahnya sumber daya kelautan, pada gilirannya memberi pendapatan ekonomi, bukan saja bagi kelompok perempuan tapi juga untuk warga desa pada umumnya.

“Uang bisa diinvestasikan untuk pendidikan anak di desa,” ujarnya. “Mudah-mudahan ini bisa memberi energi positif. Bahwa perempuan, ketika diberi keempatan, mampu menjaga lingkungan.”

Saat ini, menurut Hilda, wilayah Sasi di Kapatcol, Kecamatan Misool, telah mencapai 215 hektare.

Green Press Community merupakan ajang perdana yang diorganisasi oleh Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (The Society of Indonesian Environmental Journalists/SIEJ) guna menghimpun ide dan memantik gerakan bersama untuk melestarikan lingkungan hidup di Indonesia.

Berlangsung sejak Rabu (8/11), GPC menghadirkan berbagai learning session, talk show, dan konferensi yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pers, organisasi non-pemerintah, dan mahasiswa. (**)

Editor: Ady Putong

Barta1.Com
Tags: PapuaSasisiejYayasan Konservasi Alam Nusantara
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Perwakilan Pemkot Bogor bicara di iven SIEJ mengenai upaya memerangi sampah plastik. (foto: SIEJ)

Dengan ‘Botak’ Pemkot Bogor Terus Bergiat Kendalikan Sampah Plastik

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Komisi IV DPRD Sulut Soroti Banyaknya Kepala Sekolah Berstatus PLT 12 Mei 2026
  • Donald Sambuaga Terpilih Ketua FPTI Manado Periode 2026–2030: Jabatan Adalah Amanah Bersama 12 Mei 2026
  • Louis Carl Schramm Soroti Kekurangan Guru SMA/SMK hingga SLB, Sulut Usulkan 1.100 CPNS 11 Mei 2026
  • DPRD Sulut Soroti Roadmap Pendidikan, Dinas Pendidikan Paparkan Realisasi Anggaran 2026 11 Mei 2026
  • Muslimah Mongilong, Selamatkan Wajah PDI Perjuangan di RDP Komisi IV DPRD Sulut 11 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In