• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Kamis, Juni 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Komisi IV DPRD Sulut Soroti Banyaknya Kepala Sekolah Berstatus PLT

by Meikel Eki Pontolondo
12 Mei 2026
in Politik
0
DPRD Sulut Soroti Roadmap Pendidikan, Dinas Pendidikan Paparkan Realisasi Anggaran 2026
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara bersama Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut menyoroti banyaknya kepala sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas (PLT). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Louis Carl Schramm, dalam rapat yang berlangsung pada Senin (11/05/2026).

Bertempat di Ruangan Komisi IV DPRD Provinsi Sulut, Kepada Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Dr. Femmy J. Suluh, M.Si, Louis meminta agar pembinaan dan pengendalian terhadap kepala sekolah berstatus PLT segera ditata dan diorganisasi dengan baik.

“Kalau bisa secepatnya ditata, mengingat masih banyak kepala sekolah yang kami temui berstatus PLT. Dalam Permendiknas Nomor 7 Tahun 2025 juga telah diatur mengenai periodesasi kepala sekolah, dengan masa jabatan paling lama delapan tahun,” ungkap Louis.

Ia pun mempertanyakan jumlah kepala sekolah yang telah menjabat lebih dari delapan tahun.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Femmy J. Suluh menjelaskan bahwa saat ini terdapat 59 kepala sekolah berstatus PLT dan 4 orang berstatus PLH.

Menurutnya, kondisi itu terjadi karena pada tahun lalu masih berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada, di mana enam bulan sebelum dan enam bulan sesudah pelaksanaan belum diperbolehkan melakukan mutasi jabatan, termasuk kepala sekolah. Akibatnya, banyak jabatan kosong yang akhirnya diisi oleh PLT.

“Setelah itu terbit Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. Dalam aturan tersebut disebutkan beberapa syarat, di antaranya batas usia maksimal 56 tahun dan wajib mengikuti pelatihan bakal calon kepala sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya sempat terkendala karena banyak kepala sekolah berstatus PLT belum mengikuti pelatihan bakal calon kepala sekolah. Karena itu, Dinas Pendidikan mengusulkan kuota pelatihan ke kementerian, namun hanya memperoleh kuota untuk 22 orang.

“Mereka sudah mengikuti pelatihan, tetapi sekarang kembali muncul aturan baru dengan beberapa penyesuaian. Kami juga sudah melakukan manajemen talenta untuk pengisian jabatan kepala sekolah dan tinggal menunggu pelantikan, tentunya setelah memenuhi syarat substantif, normatif, dan persyaratan lainnya. Kemungkinan hal ini akan dibahas bersama pimpinan pada minggu depan,” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: DPRD Provinsi SulutFemmy SuluKomisi IV DPRD SulutLouis Carl Schramm
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Penerapan Budaya Kerja Jepang Untuk Menjunjung Tinggi Etos Kerja dan Kedisiplinan Pada Mahasiswa Manajemen Bisnis Politenik Negeri Manado

Penerapan Budaya Kerja Jepang Untuk Menjunjung Tinggi Etos Kerja dan Kedisiplinan Pada Mahasiswa Manajemen Bisnis Politenik Negeri Manado

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, PLN Sukses Pulihkan 97 Persen Pasokan Listrik di Palu dan Sekitarnya 18 Juni 2026
  • 7 Rekomendasi HP Realme 1 Jutaan Kamera Terbaik 18 Juni 2026
  • Royke Anter Soroti Maraknya Kasus Kriminal di Manado, Ajak Semua Pihak Perkuat Pengawasan 17 Juni 2026
  • Mahasiswa Cipayung Gelar Aksi Menyambut Revolusi di DPRD Sulut 17 Juni 2026
  • Perkuat Kolaborasi dan Capaian IKU, Universitas Negeri Gorontalo Kunjungi Polimdo 17 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In