Manado, Barta1.com – Komisi III DPRD Sulut kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Sulut, salah satunya adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Bertempat di Ruang Komisi III DPRD Sulut, Senin (29/5/2023). RDP itu dibuka langsung oleh ketua komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos. Berjalannya RDP, anggota komisi III DPRD Sulut Sherly Tjanggulung, mempertanyakan persoalan anggaran untuk pembangunan jalan Provinsi di Kepulauan Talaud. “Untuk pembangunan jalan Provinsi di Talaud anggaranya berapa,” tanya Tjanggulung kepada Pelaksana Harian (Plh) PUPR Sulut, Deisy Paath. Pertanyaan Tjanggulung secara spontan dijawab Paath tidak ada.
Hal itu langsung ditanggapi rekan kerja Tjanggulung, yakni Amir Liputo. “Saya tidak amnesia ibu, seingat saya pada pembahasan Banggar Talaud itu dianggarkan 11 Miliar, dan itu disampaikan oleh pak Alex (mantan Kadis PUPR Sulut Alexander Wattimena),” jelas anggota legislatif Dapil Kota Manado ini.
Setelah mendengar penjelasan Liputo, anggota komisi III DPRD Sulut lainnya juga angkat bicara, kali ini Yongkie Limen. Menurutnya, hapus saja Kepulauan Talaud dari peta jika tidak ada penganggaran pada pembangunan jalan.
Setelah Limen berbicara, Tjanggulung kembali menjelaskan perihal jalan Provinsi lokasinya di Lirung hingga Kolongan, dan ketua DPRD Sulut juga beberapa kali mengunjungi lokasi tersebut. Sampai-sampai masyarakat Talaud menyambutnya dengan pengalungan bunga, jika ketua DPRD Sulut sudah berkunjung dan ternyata tidak ada anggaran untuk pelaksanaan pembangunan jalan di sana, itu bagaimana. “Jika tidak ada anggaran, sama saja Sherly Tjanggulung tidak ada di komisi III,” singkatnya.
“Dari dahulu Lirung dan Kolongan tidak sampai pembangunan aspalnya, kemudian sekarang tidak anggarannya sesama sekali. Terus bagaimana ini, jika pun dapat di perubahan anggaranya jangan tanggung-tanggung, ketika pengaspalan belum sampai diujung sudah rusak aspalnya. Jika ada pembangunan, tolong ini dibangun dari kolongan sebagai titik 0-nya,” pintanya.
Setelah mendengar pengeluhan Tjanggulung, langsung ditanggapi oleh Plh PUPR Provinsi Sulut Deisy Paath. “Nanti akan dianggarkan pada perubahan,” pungkasnya.
Terpantau Barta1.com, pada RDP itu hadir pula anggota DPRD Sulut lainnya, yaitu Boy Tumiwa.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post