Manado, Barta1.com — Arus dukungan makin besar untuk Kapten Krets Mamondole agar maju dalam perhelatan Pilcaleg 2024. Aspirasi sejumlah warga menyatakan sang nahkoda layak menjadi wakil Nusa Utara di DPR RI.
“Bila merujuk pada kebutuhan warga Nusa Utara hari ini pada akses kesejahteraan, maka tak salah bila kita membutuhkan wakil di DPR RI, banyak figur yang bisa dimajukan tapi pak Krets Mamondole adalah sosok yang memiliki kepantasan,” cetus Max Ponto, warga Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro) pada Barta1, baru-baru.
Data sejak 2007 yang dilansir situs Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, mengutip Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, disebutkan seperlima dari penduduk Kabupaten Kepulauan hidup dalam keadaan sangat memprihatinkan sehingga masuk kategori masyarakat miskin.
Penduduk miskin tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan pokok saja, sedangkan kebutuhan lain seperti sekolah anak dan keperluan rumah tangga lainnya tidak dapat terpenuhi. Mahalnya harga beras menyebabkan banyak warga tidak punya kemampuan mencukupi kebutuhan tersebut, akibatnya pendapatan yang diperoleh setiap hari hanya digunakan untuk makan sehari saja. Penduduk miskin ini yakni mereka yang pendapatannya di bawah Rp 156.550 per kapita (jiwa) per bulan.
Melihat masalah sosial seperti ini, Max menyatakan kehadiran Krets Mamondole di dunia politik bisa menjadi ujung pedang perjuangan bagi warga Nusa Utara di DPR RI.
“Saya mengenal Krets sebagai sosok yang memiliki konsep jelas pada strategi pembangunan berbasis kemaritiman dan ini adalah hal yang kita butuhkan, sebab Nusa Utara merupakan kawasan yang memiliki wilayah laut lebih besar dari daratan,” cetus lelaki berlatar jurnalis ini.
Nusa Utara —sebutan 3 kabupaten kepulauan di Sulut; Sangihe, Talaud, Sitaro, memang membutuhkan figur keterwakilan di DPR RI. Ini karena pada Pemiliu terakhir 2019 lalu, tak ada satu pun wakil rakyat berdarah Nusa Utara asli yang lolos ke Senayan.
Sekadar mengingatkan, 6 kursi dapil Sulawesi Utara di DPR RI diduduki Dra. Adriana Charlotte Dondokambey, M.Si, Vanda Sarundajang, Adrian Jopie Paruntu, Hillary Brigitta Lasut, SH dan Felly Estelita Runtuwene, SE. Satu lagi adalah almarhum H. Herson Mayulu, S.IP.
Apalagi menurut Max, ada urgensi terhadap kehadiran wakil Nusa Utara di DPR RI. Setidaknya wakil rakyat itu bisa memperjuangkan ploting anggaran untuk daerah di perbatasan Indonesia, seperti halnya Sangihe, Talaud dan Sitaro.
“Karena lewat lembaga tinggi negara itulah fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan UU, APBN dan kebijakan pemerintah dilakukan dan ini harus dipikirkan oleh kurang lebih 400 ribu populasi pemilih Nusa Utara di Sulawesi Utara dalam Pemilu 2024 nanti,” kata dia.
Diketahui akses Krets Mamondole semakin terbuka ke pertarungan menuju Senayan di 2024 nanti, menyusul jabatannya sebagai Wakil Ketua di kepengurusan Perindo Sulut. (*)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post