• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Praktikan Ilmu di Jepang, Jebolan Polimdo ini Kantongi Puluhan Juta per Bulan

by Ady Putong
20 Maret 2023
in Edukasi
0
Louis Lorenzo Johannis saat disalah satu tempat di Jepang (Foto Pribadi Johannis).

Louis Lorenzo Johannis saat disalah satu tempat di Jepang (Foto Pribadi Johannis).

0
SHARES
210
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Lulusan D4 Manajemen Bisnis Politeknik Negeri Manado (Polimdo) ini bekerja di salah satu perusahaan pertanian di Jepang. Pekerjaan yang dia lakukan sama halnya dengan apa yang dilakukan pertanian di Indonesia; menanam benih, memupuk, merawat tanaman hingga memanen.

Begitulah yang dilakukan Louis Lorenzo Johannis, anak pertama dari 3 bersaudara. Dari pasangan Corneles Johannis dan Liza Rantung itu.

“Setelah lulus dari perkuliahan di Politeknik Negeri Manado pada tahun 2020, sebelum bekerja saya mengikuti kursus 6 bulan untuk bahasa Jepang dan niatnya untuk ke sana,” ungkap Johannis.

Di Jepang, dirinya ingin belajar budaya kerja dan ilmu pertanian. Bukan itu saja, mata uangnya juga lebih tinggi dari Indonesia.

“Saya bekerja di sini perjamnya itu dibiayai sebesar 911 Yen atau sekitar Rp 106.000, jika dihitung per bulannya bisa mencapai Rp 21 juta,” ujarnya.

“Selain pendapatan dan pengetahuan. Berikutnya terkait kemandirian, dimana saya belajar terkait kedisiplinan terkait waktu dan profesional dalam bekerja. Dengan merantau seperti ini saya bisa menemukan banyak relasi dan lebih terlatih berbahasa asing,” tuturnya sembari menyebut dirinya baru 3 bulan bekerja di Jepang.

Dari hasil pekerjaan ini, Johannis berencana akan segera membeli tanah dan rumah, dan rencana selanjutnya adalah membuka usaha di Indonesia.

“Intinya selama menetap di Jepang, saya mensyukuri apa yang dikerjakan pada saat ini. Karena saya tidak pernah terpikirkan tentang seseorang yang pernah gagal dalam dunia perkuliahan, yang di mana saya pernah cuti satu semester dan hampir pula putus asa,” terangnya.

“Saat mau putus asa, saya berpikir lagi untuk bangkit karena kesuksesan itu hadir dari diri kita sendiri bukan orang lain, maka dari itu ketika saya lulus dari Politeknik Negeri Manado langsung mengikuti kursus di LPK Tsunagu di Tondano. Di situ saya diajarkan bahasa dan budaya Jepang, dan ketika ada penerimaan pekerjaan saya langsung mendaftarkan diri dan akhirnya diterima hingga saat ini,” sahutnya.

Johanis berpesan, bagi yang ingin ke Jepang atau keluar negeri untuk bekerja, selama memiliki tekad dan ambisi yang besar untuk masa depan yang lebih baik jangan pernah menyerah. Yakinlah pada jalan dan pilihan yang diambil, kemudian setiap usaha harus ditopang dengan berdoa dan terus berharap kepada Tuhan.

“Intinya memahami bahasa Negera yang akan dituju itu sangat penting,” ucap salah satu Drummer andalan UKM Musik Politeknik Negeri Manado ini.

“Bagi teman-teman mahasiswa yang mau berhasil khususnya mau ke luar negeri, sedianya dari saat ini lebih rajin lagi belajar. Rencanakan impian dengan harus konsisten mengejar itu. Jangan pernah menyerah, jika mendapatkan masalah kecil atau besar jangan berhenti untuk menghadapinya, semuanya adalah proses menuju apa yang kita rencanakan,” pintanya kepada rekan-rekan mahasiswa di Politeknik Negeri Manado. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: jepangpolimdo
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Penandatangan Nota Kesepahaman pihak IAI bersama Polimdo (Foto Humas Polimdo).

Polimdo Pusat Sertifikasi CBE IAI

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Wakil Kepala Daerah Ikuti Bimtek ASWAKADA, Perkuat Sinergi dan Kapasitas Kepemimpinan 28 April 2026
  • Paripurna DPRD Sulut 2026: Soroti LKPJ, Kinerja AKD hingga Tantangan Anggaran Daerah 28 April 2026
  • Greenpress Indonesia Desak Menteri Lingkungan Hidup Baru Benahi Krisis Lingkungan Menyeluruh 28 April 2026
  • SIEJ Sulut Soroti Pengakuan Izin Belum Lengkap di Kasus Gunung Tatawiran 28 April 2026
  • Menjalin Kolaborasi Global: Polimdo Ambil Peran Strategis dalam CITIEA 2026 28 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In