Manado, Barta1.com — Tampil perdana dalam Festival Seni Pemuda Gereja se Sinode GMIM (FSPG), Kelompok Terater Pemuda GMIM Yarden Singkil Kampung Islam (Karya Silam) yang digawangi Randy Dilo dan Glendi Dalonto akan mementaskan lakon “Revolusi Lonceng” karya Vick Chenorre.
Glendi Dalonto mengutarakan keikutsertaan Teater Karya Silam di ajang tersebut merupakan kebanggaan dan kesempatan yang baik.
“Kami menjadi peseta di Festival Teater ini merupakan kerja keras bersama dari tahun ke tahun. Semoga saja pementasan yang kami suguhkan memiliki nilai dan estetika baru terhadap isu lokalitas di sekitar kita,” ujar Glendi, Kamis (20/10/2022) pagi.
Karya Silam didirikan pada 17 Juni 2022, namun sejumlah pementasan teater sudah dimulai sejak 2016. Diawali dengan drama kolosal penyaliban Yesus Kristus dan ‘Lakon Rumah Penjara’ karya Vick Chenorre. Juga telah mementaskan beberapa drama monolog karya Iverdixon Tinungki di berbagai kegiatan gereja.
Mengikuti festival teater untuk pertama kali membuat para pemain semakin terpacu. Seperti yang dikatakan Febriane Marshanda Katoppo, salah satu aktor, ketika ia terlibat dalam sebuah pertunjukan teater. Hal ini bagi dia menjadi pengalaman pertama.
“Sebelumnya saya belum pernah menekuni dunia panggung atau teater. Saya sendiri tidak tahu kenapa kali ini terpanggil untuk belajar memperdalam ilmu, ini pertama kali buat saya,” kata Shanda di sela-sela latihan.
Dalam lakon itu, dia berperan sebagai gadis malam yang dipandang hina. Shanda mengaku amat serius dalam hal pendalaman karakter yang dia perankan tersebut.
“Saya beserta para pemeran lainnya mulai berlatih dan memperdalami karakter yang kami perankan sejak Agustus 2022,” ucapnya.
Gadis kelahiran Manado 02 Maret 2004 ini berharap pada saat pementasan bisa mempersembahkan yang terbaik.
“Tak berharap banyak, cukup dengan memberikan yang terbaik itu sudah sangat indah bagi kami,” tutupnya. (*)
Peliput: Tim Barta1


Discussion about this post