Sangihe, Barta1.com – Sejumlah pemberitaan miring mulai digulirkan untuk menjatuhkan elektabilitas Ketua DPD II Golkar Sangihe, Jabes Ezar Gaghana yang baru saja menyelesaikan jabatanya sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Jabes, yang semenjak turun secara adat dari Rumah Jabatan Bupati kembali melakukan rutinitasnya sebagai warga biasa, seperti menjamu tamu-tamu yang datang ke rumahnya di Bukit Kalu Haghi, atau menghadiri berbagai undangan, hingga melayat ke rumah duka, hal biasa yang dikakukannya selama menjabat sebagai Bupati.
Ia jarang tampil dalam kegiatan politik kecuali urusan internal partai yang ia komandoi Golkar Sangihe. Dalam diamnya itu, ada saja orang yang mau mencoba menyerangnya dengan pemberitaan miring. “mereka tak berpikir, bahwa Bapak Jabes semakin dihina, dia semakin kuat dan militansi masyarakat yang menyayangi beliau akan semakin kuat. Jadi itu strategi yang sangat keliru kalau mau menjatuhkan beliau,” kata Jusak Ruitan, Sekretaris DPD Golkar, Kamis (31/6/2022.
Menurut Ruitan, salah satu media membuat berita bahwa Jabes Ezar Gaghana menusuk dari belakang kepemimpinan Ketua DPD I Golkar Sulut Ibu Christiany Eugenia Paruntu (CEP), dan mencoret nama Zeth Papona, bahkan mengembangkan opini Jabes Ezar Gaghana tak layak diakomodir Golkar dengan mecatut nama Zeth Papona sebagai sumber dalam berita itu adalah fitnah.
“Saya lama bekerja sama dengan pak Zeth Papona, dan saya tau betul siapa pak Zeth Papona. Soal mencatut nama Zeth Papona, 100 persen saya yakin pak Zeth Papona tak seperti itu, dan beliau sudah berkonsentrasi pada pelayanan di salah satu gereja, dia bahkan menyampaikan beliau sangat menyayangi dan menghargai pak Jabes,” kata Ruitan.
Zeth Papona ketika dikonfirmasi, Jumat (1/7/2022) mengatakan dirinya tidak ada masalah dengan Ketua DPD II Golkar Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, dan juga sudah meminta pemberitaan yang mencatut namanya untuk menyerang Jabes Ezar Gaghana dihapus karena tidak seizin dia.
“berita Itu ada kekeliruan, sudah saya sampaikan tadi karena kita tidak izinkan itu, ini sudah clear, saya tidak ada masalah dengan Jabes Ezar Gaghana, dan saya sudah ultimatum berita sebelumnya itu dihapus,” kata Papona sembari meminta bahwa masalah ini tidak dibesar-besarkan lagi.
Isu menyerang Ketua Golkar Sangihe, Jabes Ezar Gaghana seketika menjadi suplemen pendorong soliditas Golkar Sangihe menuju pesta demokrasi tahun 2024. “rapat pleno Golkar sampai ke tingkat kecamatan, dan semua jajaran kepengurusan sangat solid dan menyatu untuk kepentingan Partai Golkar, apalagi menghadapi tahapan pemilu. Golkar dari pusat sampai ke daerah solid menghadapi pemilu 2024, tidak ada isu darurat seperti diopinikan dalam berita ada Musdalub, itu tidak ada,” kata Ruitan.
Untuk menuju Pemilihan Umum 2024, DPD II Golkar Sangihe, kata Ruitan, nama Jabes Ezar Gaghana sangat kokoh untuk diusung kembali sebagai bupati, sebab menurutnya dia adalah calon potensial dan sangat diperhitungkan saat ini.
“Sebagai ketua Golkar, Jabes Ezar Gaghana sangat layak untuk diusung sebagai Bupati, kami sangat yakin, jangankan di internal Golkar, JEG adalah calon yang diperhitungkan dan sangat kuat pada tahun 2024, dan dukungan kepada beliau hari ini makin menguat, karena masyarakat makin simpati kepada beliau,” pungkas Sekretaris DPD II Golkar Sangihe itu.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post