Sitaro, Barta1.com — Tiga anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (DPRD Sitaro), Hardi K Tatodi SH, Drs Hans Kalangit MSi dan Juana Tumbio, SE melakukan reses atau serap aspirasi di Daerah Pemilihan (Dapil) II yakni Kecamatan Siau Timur (Sitim) dan Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel) baru-baru.
Menurut Tatodi, kegiatan kali ini merupakan agenda awal tahun 2022 khusus untuk kegiatan reses DPRD.
“Ini kegiatan reses pertama untuk tahun ini. Dan agenda reses kali ini dilaksanakan di Kampung Kanang, Kampung Mala dan Kelurahan Tarorane,” tutur Tatodi.
Dikatakan Tatodi, dengan dilaksanakannya reses ini yang intinya menggali aspirasi masyarakat, diharapkan akan memperoleh usulan-usulan terkait pembangunan fisik maupun non-fisik yang sangat prioritas bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
“Ada begitu banyak aspirasi selama reses ini, dan tentu pada prinsipnya setiap aspirasi akan diperjuangkan. Dan tentu juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Sebab kita tahu bersama saat ini, masih dalam situasi pandemi, dan kebijakan refocusing membuat anggaran terbatas,” kata Tatodi.
Hal serupa disampaikan Juana Tumbio, ada beberapa aspirasi yang pada tahun-tahun sebelumnya belum terealisasi akibat refocusing.
“Tapi kita tidak perlu khawatir, karena setiap usulan akan tetap diakomodir,” tukas Tumbio.
Sementara itu Hans Kalangit menambahkan, meskipun ditengah situasi pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi niat dirinya bersama dengan rekan-rekan DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Tapi kami tetap menyarankan agar selama kegiatan reses, protokol kesehatan tetap dijalankan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” ujar Kalangit.
Terpantau arena ini menjadi saluran aspirasi bagi masyarakat yang dominan mengusulkan pembangunan fisik. Yang berkembang di antaranya talud penahan tanah dan jalan, perbaikan jalan kampung dan kabupaten serta pembangunan drainase.
Hadir dalam kegiatan reses, aparat pemerintah kampung dan kelurahan, tokoh Masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan sejumlah warga. (*)
Peliput: Stenly Rein Mes Gaghunting


Discussion about this post