• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Sosialisasi PT. TMS Kepada Warga Sangihe di Jabodetabek Dijawab Dengan Penolakan

by Rendy Saselah
25 Januari 2022
in Daerah
0
Foto : Perwakilan PT. TMS, Boyke Richal Paparang, Jenny Polii, Jiriel Kumajas saat memberikan sosialisasi yang kemudian mendapat penolakan. (Foto : Istimewa)

Foto : Perwakilan PT. TMS, Boyke Richal Paparang, Jenny Polii, Jiriel Kumajas saat memberikan sosialisasi yang kemudian mendapat penolakan. (Foto : Istimewa)

0
SHARES
819
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Sore itu, Sabtu, 23 Januari 2022, ruang Dirgantara, Hotel Ambhala, Blok M, Jakarta Selatan, rombongan perwakilan Masyarakat Sitaro, Sangihe dan Talaud (Nusa Utara Bersatu) seJabodetabek dan perwakilan rukun-rukun secara seragam memakai masker warna merah, yang bertuliskan, ‘Tolak TMS, I Love Sangihe’.

Mereka hendak datang untuk mendengar dan menegaskan sikap mereka kepada para perwakilan PT. TMS yang mau memberikan sosialisasi. Acara itu pun diawali dengan doa oleh Ketua Resort GMIST InBar Pdt. Iriani Misah Awaeh, kemudian masing-masing perwakilan rukun keluarga asal Sangihe, Sitaro dan Talaud di Jabodetabek memperkenalkan diri.

Tampak tiga (3) orang pimpinan PT. Tambang Mas Sangihe (TMS) diwakili oleh Boyke Richal Paparang, Consultan Coorporation Social Response (CSR) PT. TMS, Jenny Polii, Project Administration. Juga hadir langsung Jiriel Kumayas, Direktur Operasional PT. TMS.

Tokoh-tokoh masyarakat Sangihe, Sitaro, dan Talaud seJabodetabek (Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi) diwakili oleh Pdt. Iriani Misah Awaeh (Ketua Resort GMIST Inbar), Pdt. Rico Manangsang (GBI Glow Jakarta), Johny Damar (IKIST), DR. Ahmad Nasir Biasane (Almuni SMP/SMA 1 Tahuna), Edwin W. Jacobs (Rukun Tanawata), Corneles Tuwoliu dari Nusa Utara Bersatu (NUB), Simson Katiandagho (Rukun Tampungang Lawo), Herdje Aer (IKIST).

Brigjen (Purn) Drs. S. Mamadoa (Rukun Tampungang Lawo), Yan Damar, Fany Tucunang dari NUB, Joseph Musa (Rukun Maubungang, juga mewakili Pria Kaum Bapak GMIST), Ayub Makawekes (Malahasa), Frodi Wailan, Johan Damar, Nusa M (Ikatan Keluarga Nanusa), Paris Diamanis (Rukun Mantelagheng), Djetro Sumendong (Rukun Mantelagheng), Vondel Towoliu, Jorry Tucunang (NUB), Beatriks Labeda (GMIST), Niniwati Terah Anak Sangihe Rantau (ASR), dan beberapa pemuda yang mewakili ASR.

Saat paparan dari PT. TMS, tentang rencana kerja mengeksploitasi Sangihe dan beberapa keuntungan yang akan dinikmati oleh masyarakat di sekitar penambangan, tak membuat yang hadir tertarik dan beranggapan semua pernyataan tersebut dianggap hanya sebagai sorga telinga oleh tokoh-tokoh Sangihe.

Ketua Resort GMIST Inbar, Pdt. Iriani Misah Awaeh yang pernah bertugas di Bowone menyatakan, PT. TMS hanya akan mewariskan kemiskinan dan kerusakan lingkungan bagi masyarakat Bowone dan sekitarnya.

Sementara Dr. Ahmad Nasir Biasane selain mempertanyakan status Boy Richal Paparang sebagai seorang Komisioner di KPID Provinsi Sulut, mengapa berani menerima tugas sebagai konsultan CSR PT. TMS? “Sebagai putera Tabukan Utara, dengan tegas ia menyatakan bahwa kami tetap komitmen Sangihe bagian selatan mengandalkan pertanian dan hasil perikanan dan tidak untuk ditambang,” kata dia.


Dalam pengalamannya sebagai penambang, Johan Damar, mempertanyakan dampak kerusakan dan tanggung jawab PT. TMS jika beroperasi. Lalu, Ketua rukun Tampungan Lawo, Simson Katiandagho, mengingatkan PT. TMS yang sudah melihat peristiwa pengembalian fasilitas penambangan PT. TMS yang dilakukan masyarakat pada tanggal 22 s/d 24 Desember 2021. Mobilisasi alat berat PT.TMS milik kontraktor Indo Drill yang dihadang di Pelabuhan Pananaru dipaksa masyarakat, dinaikan kembali ke kapal LCT dan dihalau keluar, itu akan terjadi terus menerus sampai PT. TMS keluar dari Sangihe.

Brigjen (Purn). Drs. S. Mamadoa menyatakan kekhawatirannya dan sikap penolakkannya, “kami tidak rela keluarga kami menderita karena TMS, kami tidak tega tanah dan pulau kami dirusak oleh PT. TMS”, tegasnya.

Beberapa saat kemudian, dalam sesi tanya jawab tersebut PT. TMS diberikan kesempatan untuk menjawab dan mengklarifikasi. Hingga selanjutnya, Ketua rukun Tampungan Lawo, Simson Katiandagho meminta moderator Fany Tucunang untuk mendengarkan suara perwakilan rukun-rukun Sangihe, semua sepakat menyatakan dengan tegas menolak PT. TMS.

Joseph Musa, menyatakan walaupun pimpinan saya di PKB GMIST adalah Bupati Kepulauan Sangihe, tetapi sebagai pimpinan PKB GMIST Inbar menyatakan menolak PT.TMS. ” Dalam waktu dekat bersama seluruh PKB GMIST Inbar akan mendeklarasikan penolakan PT TMS beroperasi di Sangihe”, tandasnya.
Sikap tegas menolak PT. TMS beroperasi di Sangihe di bacakan oleh sesepuh masyarakat Sangihe di Jakarta, Herdje Aer dan diserahkan kepada PT. TMS yang diterima oleh Jeriel Kumayas.

Sambil diiringi tepuk tangan dan pekikan semangat masyarakat Sangihe di Jakarta, ada yang berujar “mereka undang, kami hadir, kami sambut, kami kasihi, dan kami tolak!”.
Pertemuan NUB dengan PT.TMS berakhir pada Pukul 20.30 WIB yang ditutup dengan doa oleh Pdt. Rico Manangsang, dan diakhiri sebuah dengan lagu Masamper.

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: Fany Tucunangnusa utara bersatuS MamadoasangiheSangihe Jabodetabek
ADVERTISEMENT
Rendy Saselah

Rendy Saselah

Next Post
Suasana pelantikan pejabat eselon II oleh wakil walikota manado. (foto: randy/barta1)

Rolling Eselon II Pemkot Manado, Wajah Lama Masih Awet

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ajang Talenta SMP 2026, Ruang Pembinaan Prestasi dan Karakter Siswa Sangihe 30 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In