Sitaro, Barta1.com–Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap ancaman bencana Gunung Api, setiap harinya Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Karangetang mengeluarkan laporan khususnya rekomendasi bagi warga di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
“Secara visual saat ini gunung jelas, kabut 0-I hingga kabut 0-II. Dengan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150-200 m di atas puncak kawah. Sedangkan asap kawah II putih sedang lk 50m dengan sinar api lk 10m. Sementara status gunung level II atau waspada,” Kata Yudia Tatipang, Ketua Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Jumat (21/01/2022).
Ada rekomendasi yang juga sebagai laporan harian aktifitas gunung. Diantaranya, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati atau tidak melakukan pendakian di dalam zona prakiraan bahaya.
“Zona prakiraan ini yakni berada di radius 1,5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat sejauh 2,5 km serta sepanjang kali Malebuhe,” kata dia.
Selain itu, direkomendasikan bagi warrga agar mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya.
“Ini karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tenggara, barat dan barat daya,” jelas dia.
“Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai,” katanya lagi. (*)
Peliput: Stenly Rein Mes Gaghunting


Discussion about this post