Manado, Barta1.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Amir Liputo, menyoroti sulitnya masyarakat mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Sulut. Persoalan tersebut disampaikannya di hadapan Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay dalam rapat paripurna, Senin (14/09/2026).
Amir mengungkapkan, dirinya menerima laporan mengenai kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah Bolmong, Kepulauan, hingga Kota Manado.
“Bolmong, Kepulauan dan bahkan di Kota Manado, BBM mulai langka. Saya sendiri baru lewat di dua pompa bensin. Bukan sekadar solar, tapi Pertalite makin susah didapatkan, sehingga antrean semakin panjang,” ungkap Amir.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena di saat para wakil rakyat tengah membahas anggaran di dalam Gedung Dewan, masyarakat justru harus mengantre untuk mendapatkan kebutuhan yang sangat pokok.
“Kita duduk di Gedung Dewan ini membahas anggaran, sementara di luar sana rakyat antre untuk bahan yang sangat pokok, sebagai urat nadi ekonomi,” ujarnya.
Amir berharap Pemerintah Provinsi Sulut dapat segera berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk mencari solusi atas persoalan tersebut, termasuk melakukan penertiban guna mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan BBM.
“Kami berharap lewat Bapak Gubernur dapat mengundang Pertamina untuk kita lakukan perbaikan, terutama penertiban terhadap kenapa terjadi kelangkaan,” kata dia.
Di sisi lain, Amir menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya dari Pertamina, tidak terdapat pengurangan pasokan BBM.
“Hal ini kami sampaikan bukan untuk mencari siapa yang salah. Memang keadaan seperti saat ini. Tapi sebagaimana pidato Bapak Gubernur, dalam situasi seperti saat ini, Sulut tidak boleh mundur. Kita tetap maju, berjuang untuk rakyat Sulut,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang disampaikan Amir Liputo.
“Terima kasih atas pertanyaan dari anggota DPRD yang terhormat, Amir Liputo. Nanti akan dijawab secara tertulis,” pungkas Silangen. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post