Manado, Barta1.com – Bantuan pupuk bagi masyarakat sebelum sepenuhnya merata. Anggota Komisi II DPRD Sulut, Inggried Sondakh meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) seriusi dengan bantuan pupuk tersebut.
“Petani butuh harapan yang pasti terkait pupuk. Permasalahan utama saat ini adalah kuota pupuk ini. Jika pun mencapai kuota pupuk tersebut, dan bantuannya hanya orang-orang tersebut. Berarti ada yang nakal. Jika kedapatan seperti ini petani harus berani melaporkan,” ungkap legislator Dapil Minahasa-Tomohon ini kepada Barta1.com, di lantai 2 DPRD Sulut, Senin (20/9/2021).
“Mari sama-sama kita berjuang untuk kepentingan petani, dan berantas orang-orang yang nakal terkait pembagian bantuan pupuk ini,” tuturnya.
Untuk itu, tentunya harapan Komisi II upaya yang sudah dilakukan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey ke Kementerian Pertanian untuk permintaan kuota pupuk betul-betul diseriusi, agar pemerintah pusat juga melihat keseriusan dari Dinas pertanian yang ada di Provinsi Sulut ini. “Jika kuota pupuk kita memadai untuk petani pasti hasilnya juga maksimal,” tutupnya.
Peliput : Meikel Pontolondo
Jabes Gaghana Apresiasi Peran TNI-Polri Mendorong Vaksinasi di Sangihe
Sangihe, Barta1.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana memberikan apresiasi kepada jajaran Polri dan TNI atas dukungannya dalam pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat khususnya di Kepulauan Sangihe.
“Sebagai bupati, saya patut memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri di daerah ini yang terus memberikan dukungan terhadap program vaksinasi Covid-19,” kata Gaghana, belum lama ini.
Menurutnya, di daerah Kepulauan Sangihe tersebut, dukungan TNI-Polri dalam kegiatan vaksinasi sangat dibutuhkan oleh pemerintah untuk menjangkau semua lapisan masyarakat hingga ke pelosok-pelosok kampung. “Vaksin sangat penting untuk membuat kekebalan tubuh sehingga harus didukung oleh semua pihak termasuk masyarakat guna mengejar target yang sudah ditetapkan,” ujar bupati.
Lanjut dia pemerintah di semua tingkatan, sudah sering menyampaikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa vaksin itu aman dan halal serta penting untuk semua orang. Bupati juga menyampaikan, apabila ada keluarga yang masih enggan untuk divaksin, mohon berikan pemahaman, bahwa tidak ada pemerintah yang mau mencelakakan rakyatnya dengan vaksinasi.
“Mari kita berikan pencerahan kepada masyarakat bahwa pemerintah punya tanggungjawab terhadap masyarakat sehingga diberikan vaksinasi secara gratis,” katanya.
Pemerintah Sangihe, kata bupati, telah menetapkan target sebanyak 113.631 orang warga masyarakat untuk di vaksin. “Kalau sudah mencapai 80 persen lebih, tentu ada kelonggaran terhadap pembatasan-pembatasan pergerakan masyarakat,” ujarnya.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post