• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Komisi III DPRD Sulut Bahas Penanganan Banjir di Perumahan Welong

by Redaksi Barta1
6 Maret 2021
in Politik
0
Komisi III DPRD Sulut Bahas Penanganan Banjir di Perumahan Welong

RDP Komisi III DPRD Sulut guna mencari solusi penanganan banjir. (foto: meikel/barta1)

0
SHARES
163
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Komisi III DPRD Sulut ‘murka’ kepada jajaran Kelurahan Malendeng, Camat Tikala, dan PT Cipta Karya yang tak hadir pada rapat dengar pendapat, di Ruangan Paripurna DPRD Sulut, Jumat, (5/3/2021).

Rapat yang dibuat Komisi III DPRD Sulut membahas penanganan banjir yang terjadi di Kelurahan Taas, Tingkulu, dan Perumahan Welong Malendeng. Kesempatan itu, Anggota DPRD Sulut Dapil Kota Manado, Agustine Kambey menegaskan kepada jajaran Kelurahan Malendeng, beserta camatnya jangan terlalu ‘pandang enteng’, diundang membahas masalah rakyat malah tidak hadir.

“Seharusnya disisa waktu dua bulan ini, bisa memperlihatkan kinerjanya guna mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Taas, Tingkulu dan Perumahan Welong Malendeng. Tidak hadirnya mereka pada hari ini, saya menilai mereka tidak menghargai panggilan Komisi III DPRD Sulut. Nanti ketemu dilain waktu,” ujarnya.

Yongki Limen, kolega Kambey dari Dapil Manado meminta, Wali Kota Manado mundur dari jabatannya, jika tidak bisa menyelesaikan permasalahan banjir yang dihadapi masyarakat Taas, Tingkulu, Perumahan Welong Malendeng. “Saya memberikan masukan agar Walikota Manado bisa mundur jika tidak mampu menyelesaikan masalah ini. Berikan saja kepada pelaksana tugas (Plt) yang siap bekerja,” tuturnya.

Jangan susahkan masyarakat. Masyarakat Kota Manado ini tanggungjawab Pemkot Manado. “Masalah banjir sampai hari ini belum ada solusinya, lebih baik Walikota Manado mundur saja,” tambah Yongkie.

Bukan itu saja, anggota DPRD Sulut lainnya, Amir Liputo memberikan salamnya kepada PT Cipta Karya. “Saya menyampaikan salam kepa pihak PT Cipta Karya yang tidak hadir pada hari ini, yang seharusnya mereka juga hadir pada RDP. Dimana peran mereka sangat penting dalam menangani masalah banjir yang terjadi dibeberapa kelurahan ini, apalagi terkait saluran-saluran yang ada di setiap perumahan,” ucapnya.

Amir menambahkan, jika saat ini mereka tidak datang pada RDP, akan diundang kembali. Dan jika tidak datang lagi, maka dari itu, akan ditindak sesuai dengan perundang-undangan, masalah terkait ketentraman masyarakat jangan diperhambat.

Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos juga memberikan tanggapannya bahwa RDP dengan mengundang beberapa stakeholder yang ada, guna mencari solusi jangka pendek dan panjang pada masalah banjir yang dialami masyarakat kelurahan Taas, Tingkulu dan Perumahan Welong Malendeng. Diketahui, RDP dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos dan dihadiri beberapa stakeholder seperti Balai Sungai Sulawesi 1, masyarakat perwakilan Taas, Tingkulu dan Welong Malendeng, Perkim Manado, Perkim Sulut, PT SMA, PU Sulut dan Balai Jalan Nasional XV Manado.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: agustien kambeyYongkie Limen
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Jejak Teater Modern di Manado (13): Pertunjukan-pertunjukan dari Sangihe Talaud

Jejak Teater Modern di Manado (13): Pertunjukan-pertunjukan dari Sangihe Talaud

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Antrean Pertalite Mengular, Harga Eceran di Manado Tembus Rp20 Ribu per Liter 14 Oktober 2026
  • Ranger Bootcamp PLN UID Suluttenggo Bentuk Pemimpin Masa Depan yang Tangguh dan Berjiwa Melayani 14 Oktober 2026
  • PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026 14 Oktober 2026
  • PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan 14 Oktober 2026
  • PLN dan Pemkab Morowali Hadirkan Terang 24 Jam di Pelosok Kepulauan Ulunambo dan Paku 14 Oktober 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In