Manado, Barta1.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) GMIM Yarden Singkil Kampung Islam ke-39 terasa berbeda. Dalam ibadah yang digelar secara sederhana lewat live streaming dengan khadim Ketua Sinode GMIM, Pdt Hein Arina.
“Mengingat ada anggota jemaat yang kena bencana banjir dan tanah longsor, maka saat ini saya membantu memberikan dana Rp5 juta dalam bentuk bahan sembako. Ini untuk meringankan beban keluarga yang kena bencana,” ujar Arina mengawali khotbahnya, Minggu (31/1/2021).
Firman hari ini yakni Kisah Para Rasul 16:13–18 mengajarkan banyak hal. Soal teladan Lidia, seorang pengusaha namun rendah hati dan setia kepada Tuhan Yesus. “Lidia meski dia sibuk mengurus bisnis tapi dia tetap ingat Tuhan. Ini luar biasa,” kata Pdt Arina.
Injil sesungguhnya adalah membebaskan dari kebodohan dan kemiskinan. “Kita sebagai warga gereja yang baik rajin baca Alkitab, rajin bekerja dan rajin memberi di greja. Tidak pernah dengar kalau orang yang rajin memberi di gereja kemudian jatuh miskin. Nah, saya tahun jemaat sedang merenovasi gedung gereja, harus sama-sama saling membantu. Saya pun membantu membayar lahan. Seorang ketua harus memberi bukan menerima,” ujarnya.
Momentum HUT ke-39 diharapkan kehadiran gereja dalam pemberian diri dan pengorbanan di masa-masa sulit menghadapi pandemi Covid-19 dan bencana alam. “Kita perlu mendukung semangat pemerintah memutus mata rantai covid. Walau pun banyak yang ragu dan melawan upaya pemerintah terutama sosialisasi tentang vaksin, saya berharap gereja mendukung program pemerintah bersama TNI-Polri,” imbuhnya.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey diwakili Kepala Bapelitbang Sulut, Jemmy Lampus menyampaikan merayakan HUT ke-39. “Mengingat jemaat sedang melakukan pembangunan dan renovasi, diharapkan bisa diikuti dengan meningkatnya kualitas iman dan meningkatkan persaudaraan antar jemaat,” ujarnya.
Sebab kata dia, ini modal menghadapi tantangan pelayanan ke depan, karena jemaat dituntut melebarkan sayap pelayanan bahkan berkontribusi dalam pembangunan. “Termasuk dukungan jemaat dala menyikapi tantangan di era adaptasi kebiasaan baru dengan membantu pemerintah memulihkan ekonomi,” pungkas Lampus.
Ketua BPMJ GMIM Yarden Singkil Kampung Islam, Pdt Charry Mamusung menyampaikan meski dalam situasi pandemi dan bencana alam tapi Yesus Kristus sebagai kepala gereja merancang keselamatan kita. “Kita bersyukur masih dituntun Tuhan. Sehingga mari satukan tekad secara bersama membangun gedung gereja secara fisik dan non fisik. Kami berharap jemaat tetap dalam semangat bersama membangun keluarga dan jemaat adalah tanda kita ikut dalam membangun kehidupan bangsa dan negara,” ujarnya sembari bersyukur mendapat topangan dana dari pemerintah dan Sinode GMIM untuk merenovasi gedung gereja karena karya kasih dan pertolongan Tuhan.
Peliput : Randy Dilo


Discussion about this post