Manado, Barta1.com — Sehubungan dengan pelaksanaan perlindungan 13.000 Pekerja Bukan Penerima Upah di Kota Manado yang dilindungi oleh Pemerintah Kota Manado, BPJS Ketenagakerjaan menggelar launching kegiatan kepesertaan, dihadiri Walikota GS Vicky Lumentut. Kegiatan berlangsung di Ballroom Hotel Four Points Manado, Jumat (25/09).

Juga hadir di momen tersebut Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat dan Kadis Tenaga Kerja Kota Manado, Donald Supit, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, Dewan Pengawas Rekson Silaban, Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan Toto Suharto, dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara, Hendrayanto.
Lewat kegiatan tersebut, Pemkot Manado menunjukkan perhatian serius terhadap Pekerja Bukan Penerima Upah/Pekerja Informal, seperti petani, nelayan, sopir, seniman, pedagang dan wiraswasta UMKM.

“Puji Tuhan kita boleh ada bersama dalam launching kepesertaan 13000 pekerja bukan penerima upah, dalam keadaan yang sehat. Program ini merupakan wujud kepedulian bagi rakyat kota Manado khususnya pekerja bukan penerima upah,” kata Vicky.
Diketahui program perlindungan ini digagas oleh Walikota sehubungan dengan berlakunya PP Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hadir pula, para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Manado. Selain launching, kegiatan dirangkaikan penyerahan simbolis Bantuan Subsidi Upah bagi THL Pemkot Manado yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. (webtorial)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post