Manado, Barta1.com – Dua kiper asal Sulawesi Utara, Geri Mandagi dan Mario Fabio Londok berebut posisi menjadi kiper utama Persipura Jayapura. Mereka sama-sama punya kemampuan hebat di bawah mistar gawang. Tanpa menyampingkan kemampuan Fitrul Dwi Rustapa, kiper Persipura lainnya.
Namun Geri Mandagi, kiper asal Tomohon ini memiliki jam terbang lebih baik dan mentereng Liga Indonesia seperti ketika membela Mitra Kukar, sehingga cukup besar peluangnya. Sedangkan Mario, eks kiper Persigo Gorontalo tentu akan mencuri perhatian pelatih Jackson F Tiago.
Pemilihan dua kiper asal Sulut menjadi pengganti Dede Sulaiman cukup alasan. Pasalnya, jelang Liga 1 yang bergulir Oktober nanti, Dede Sulaiman cidera cukup serius sehingga harus beristirahat selama kurang lebih enam bulan.
Dede Sulaiman mengalami cidera saat pemusatan latihan di Batu, Malang, Jawa Timur. Dari hasil MRI yang dilakukan dr Sapto Adji Hardjosworo dan didampingi dokter tim Persipura, dr Benny Suripatty, Dede mengalami robek Ligament ACL Injury (anterior cruciatum ligament).
“Dari hasil MRI hari ini, Dede mengalami partial rupture (putus/sobek) Ligament ACL Injury (Anterior Cruciatum Ligament) + PCL Strain Ligament (Ligamen PCL tertarik),” kata dr Benny sebagaimana rilis dikirim media ofisial Persipura, Evert Joumilena, Minggu (13/9/2020).
Dede cidera pada saat kaki kanannya salah tumpuan pada sesi latihan dan tipis kemungkinan baginya untuk tampil dalam lanjutan liga Shopee 2020. “Cidera dari efek saat kakinya terplintir mendadak setelah menepis bola waktu latihan kemarin, jadi ACLnya robek setengah,” ujarnya.
“Yang sobek setengah itu akan dioperasi dan disambung, kemudian akan dilakukan rehabilitasi untuk proses penyembuhan yang diperkirakan waktu kurang lebih 6 bulan,” tambahnya.
Cideranya Dede memperkuat tim bertabur bintang ini menambah daftar panjang pemain yang gagal membela Persipura di Liga 1 2020, setelah sebelumnya duo legiun asingnya Sylvano Comvalius dan Arthur Cunha.
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post