Gorontalo, Barta1.com — Yayasan Baitul Maal (YBM) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Gorontalo memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penyaluran bantuan ini berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026, di lokasi usaha penerima di Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah.
Bantuan difokuskan pada pelaku usaha warung sembako yang menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga, guna memperkuat ketahanan mereka di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Usman Bangun, General Manager PLN UID Suluttenggo, menyatakan,
“Kami memiliki tanggung jawab moral untuk tumbuh bersama masyarakat. Keberadaan kami tidak hanya dirasakan lewat listrik yang andal, tetapi juga peningkatan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.”
Ia menambahkan, “Program ini adalah refleksi semangat Beyond Service. Kami hadir sebagai mitra strategis dan motor penggerak pembangunan kesejahteraan masyarakat. Bantuan modal ini diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga yang berdampak positif secara makro.”
Menurut Usman, penguatan UMKM merupakan kunci pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.
“Saat UMKM lokal berdaya, masyarakat sekitar pun merasakan manfaatnya. Ini bentuk nyata sinergi antara kami dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager UP3 Gorontalo, Hardi, bersama Ketua YBM UP3 Gorontalo, Nazarudin Junus, yang menegaskan komitmen menyalurkan program tepat sasaran.
“Program bantuan modal ini adalah wujud kepedulian pegawai melalui YBM untuk mendukung pemberdayaan ekonomi, khususnya pelaku UMKM agar tangguh dan naik kelas. Kami berharap modal ini memberi manfaat nyata sehingga penerima bisa mandiri dan membantu sesama,” jelas Hardi
Nazarudin menambahkan, “Dana bantuan berasal dari zakat penghasilan pegawai yang dipotong 2,5 persen tiap bulan. Dana ini amanah pegawai yang kami kelola transparan, disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan agar menjadi individu berdaya secara ekonomi.”
Salah satu penerima, Mimin Jasin, pemilik warung sembako di Paguyaman, menyampaikan rasa syukur.
“Bantuan modal ini sangat berarti untuk menambah stok barang dagangan dan membantu saya menghidupi keluarga serta mengembangkan usaha kecil ini,” ujarnya penuh haru.
Melalui program seperti ini, YBM terus aktif menjadi pilar pembangunan sosial dan ekonomi, membuktikan bahwa energi listrik yang dialirkan selaras dengan energi kebaikan yang dibagikan kepada masyarakat. (**)
Editor: Ady Putong

Discussion about this post