Manado, Barta1.com – Anggota DPRD Sulut, Richard Sualang melaksanakan reses kedua yang sagat berbeda dengan reses sebelumnya.
Kala itu putra mantan Ketua PDIP Sulut, Freddy Harry Sualang itu menampung aspirasi warga dari keterwakilan kelurahan, tokoh agama maupun kepala lingkungan di tengah pandemi Covid-19.
Namun pada reses keduanya, Richard Sualang bertemu langsung dengan buruh bagasi di Pelabuhan Kota Manado, Rabu (9/9/2020). Pertemuan dilakukan di rumah makan di bawah Jembatan Soekarno, Kompleks Pelabuhan, Pinaesaan, Wenang, Kota Manado.
Dalam pertemuan tersebut, Richard menyampaikan reses kedua ini tepat setahun dirinya sebagai anggota DPRD Sulut. “Dan ini pertama kali bertemu dengan bapak-bapak buruh bagasi,” katanya.
Keluhan teman-teman buruh bagasi Pelabuhan Manado, akan diperjuangkan. “Silakan kalau ada yang ingin disampaikan,” tanya Icad, sapaan akrabnya.
Junaidi Gobel, salah satu buruh bagasi meminta Richard Sualang membantu membantu mereka untuk memfasilitasi pengadaan BPJS Ketenagakerjaan. “Kami butuh BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Gobel.
Lanjut dia, diharapkan bukan hanya wilayah pelabuhan saja yang diperhatikan pemerintah maupun PT Pelindo, buruh bagasi tolong juga diperhatikan, apalagi bicara kebutuhan sehari-hari.
Keluhan juga datang dari buruh bagasi lainnya, Ramlan Kastilong. “Saya mau menyampaikan terkait karcis masuk di Pelabuhan Manado. Mobil besar bermuatan banyak dengan mobil kecil bermuatan sedikit harus ditagih Pelindo sebesar Rp 25 ribu. Ini kan sudah tidak masuk akal, kiranya hal ini perlu diperhatikan,” tuturnya.
Mendengarkan keluhan para buruh bagasi, Richard langsung menanggapi. “Apa yang yang menjadi keluhan teman-teman buruh terkait BPJS Ketenagakerjaan dan masalah karcis masuk serta kebutuhan buruh bagasi yang ada di Pelabuhan Manado harus diperhatikan. Semuanya ini akan saya sampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Steven OE Kandouw,” katanya.
Sebab, reses kedua ini merupakan kali terakhir dirinya duduk di DPRD Sulut. “Bulan Oktober kita akan bertemu lagi tapi bukan sebagai anggota DPRD Sulut lagi tetapi sebagai calon Wakil Wali Kota Manado mendampingi Andrei Angouw. Kami datang untuk terus memperjuangkan aspirasi bapak-bapak semuanya,” imbuhnya.
Selain menampung aspirasi buruh bagasi, Richard juga memberikan bantuan berupa beras dan masker kepada lima puluh (50) orang buruh.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post