Manado, Barta1.com — PDIP masih terus mengocok pasangan yang akan dimajukan sebagai bakal calon walikota dan wakil di Pilwako Manado 2020. Santer beredar calon papan 1 akan diserahkan ke Bendahara DPD PDIP Sulut, Andrei Angouw. Lantas siapa calon papan 2-nya?
Baca juga: Calon Kepala Daerah Se-Sulut Mendaftar di PDIP, Ini Nama Mereka
Salah satu nama yang lagi menguat mendampingi Andrei di putaran Pilwako Manado 9 Desember adalah sosok bankir Machmud Turuis. Bukan kebetulan Mahmud mendaftar saat kubu moncong putih membuka lowongan bakal calon Manado tahun 2019 lalu. Salah satu eksekutif di Bank Sulut Go ini memiliki banyak nilai plus, dua diantaranya representasi Muslim dan masih beradarah Nusa Utara. Hitung-hitungan semacam itu memang masih jadi parameter mengukur tingkat keterpilihan kandidat.
Sedikit banyak soal siapa Machmud Turuis dibeber Prof Welly Areros, akademisi dan tokoh Nusa Utara di Manado.
“Dia kelahiran Kabupaten Sangihe 12 April 1967, lahir dan dibesarkan di Pintu Air Kelurahan Soatalora,” jelas Welly Minggu (19/07/2020)
Menurut Prof Welly, sudah sepantasnya Mahmud dicalonkan oleh Parpol sebesar PDI-P. Punya keterwakilan basis pemilih seperti dia akan membawa banyak keuntungan bagi kendaraan manapun yang digunakan.

“Sosok Machmud Turuis, untuk calon Walikota sangat-sangat representasi untuk Muslim dan Nusa Utara. Apalagi dia Ketua Syarikat Islam Provinsi Sulawesi Utara dan melekat salah satu turunan dari Kerajaan Islam di Sangihe,” ucap Prof Welly
Baca juga: Syarikat Islam Prioritas Konsolidasi dan Bangun Poltekes
Dari arah lain dukungan untuk Machmud Turuis datang dari tokoh muda Nusa Utara Hendrik Manosoh. Opo, begitu cendekiawan muda ini biasa disapa, menyebut Machmud menarik dan unik.
“Saking khas dan menariknya, saya memanggilnya Abba Opo Machmud Turuis,” ujar Hendrik.
“Karena karakternya yang teguh memelihara budaya hidup dalam semangat orang Sangihe. Tertanam dalam beberapa tokoh muda Sangihe seperti Sofyan Lapasahu, Suryanto Muarif dan Muhammad Awal dalam organisasi Syarikat Islam di Kota Manado. Abba Opo, tentu tak diragukan lagi kepiawaiannya dalam kepemimpinan untuk maju sebagai calon Wakil Walikota Manado,” jelas dia lagi.
Machmud Turuis sendiri saat ditanyai barta1 menyangkut dukungan dari kalangan intelektual di Manado untuk maju di suksesi, mengaku karena sudah melalui proses pendaftaran maka dia siap bila ditugaskan.
“Karena itu semua untuk nama besar Nusa Utara. sebenarnya sudah ada Pemuda Nusa Utara so sampaikan, tapi saya harus menunggu penetapan dari Partai PDIP. Sambil kita berharap dan berdoa, kiranya semesta menyertai keterwakilan Nusa Utara untuk terakomodir,” ungkap dia. (*)
Peliput: Albert P Nalang


Discussion about this post