• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Medis dan Relawan Covid-19 Sulut Terima Rp 150 Ribu Perhari Tanpa Insentif

by Agustinus Hari
6 Juni 2020
in Daerah
0
Medis dan Relawan Covid-19 Sulut Terima Rp 150 Ribu Perhari Tanpa Insentif

Manado, Barta1 – Sangat mencengangkan. Ternyata tenaga medis dan relawan yang berjuang untuk penanganan Covid-19 di Sulut hanya menerima uang lelah Rp150 ribu tanpa insentif. Padahal mereka bertaruh nyawa untuk kemanusiaan. Hal itu mencuat saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Sulut dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Kamis (4/6/2020). “Saya mau bertanya kepada BPBD Sulut terkait insentif bagi tenaga medis serta relawan Covid-19, apakah mereka diberikan atau tidak," tanya Amir Liputo. Senada disampaikan Ayub Ali. Legislator PAN ini mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 ini sudah banyak dikeluarkan dari APBN, APBD Sulut dan kabupaten/kota. “Akan tetapi rincian pengunaan keuangan tersebut tidak ada, bagaimana pertanggungjawabannya," kata Ayub. Ia menambahkan, anggaran dikeluarkan untuk penanganan Covid-19 ini sudah triliun, kenapa rincianya tidak ada. Mendengar pertanyaan dua legislator Sulut tersebut, Kepala Bidang (Kabid) III BPBD Sulut, Theo Rompas menjawab insentif bagi tenaga medis dan relawan Covid-19 sesuai dengan peraturan Kementerian Kesehatan belum ada. Hanya ada biaya kerja perharinya sebesar Rp 150 ribu. “Akan tetapi insentif bagi tim medis dan relawan Covid-19 ini sementara diproses oleh Kementerian Dalam Negeri, tetapi untuk angkanya belum diketahui,” katanya. Pengunaan anggaran sampai saat ini sebesar Rp 143 miliar dari APBD. “Rp 143 miliar pembagianya, Rp 9 M dikelola BPBD, Rp 36,5 M dikelola Dinsos Sulut, dan Rp 97,5 M oleh Dinkes Sulut,” ujarnya. Dari BPBD itu sendiri yang menangani anggaran Rp 9 M tersebut disalurkan bagi instansi-instansi yang terlibat dalam penanganan Covid-19 seperti TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. “Kemudian untuk Dinsos Rp 36, 5 M pengunaanya adalah belanja bahan pokok. Belanja tersebut terdiri dari pemberian bantuan bahan pokok dan makanan siap saji,” ucap Rompas. Bantuan bahan pokok disalurkan bagi 15 kabupaten/kota dengan jumlah 221,683 paket. Setiap paket berisikan beras, mie instan, ikan kaleng, minyak goreng dan masker. Sedangkan Dinkes Sulut itu sendiri, hanya memberikan datanya melalui WhatsApp. Anggaran sebesar Rp 97, 5 M digunakan untuk pembelian alat-alat diruang isolasi, Alat Pelindung Diri (APD), peralatan laboratorium, pembiayaan Rumah Singgah, administarasi, kasus berisiko dan obat-obatan. “Ini data pengeluaran anggaran yang masuk kepada kami di BPBD Sulut," bebernya. Peliput : Meikel Pontolondo

46
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Sangat mencengangkan. Ternyata tenaga medis dan relawan yang berjuang untuk penanganan Covid-19 di Sulut hanya menerima uang lelah Rp150 ribu tanpa insentif. Padahal mereka bertaruh nyawa untuk kemanusiaan.

Hal itu mencuat saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Sulut dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Kamis (4/6/2020).

“Saya mau bertanya kepada BPBD Sulut terkait insentif bagi tenaga medis serta relawan Covid-19, apakah mereka diberikan atau tidak,” tanya Amir Liputo.

Senada disampaikan Ayub Ali. Legislator PAN ini mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 ini sudah banyak dikeluarkan dari APBN, APBD Sulut dan kabupaten/kota. “Akan tetapi rincian pengunaan keuangan tersebut tidak ada, bagaimana pertanggungjawabannya,” kata Ayub.

Ia menambahkan, anggaran dikeluarkan untuk penanganan Covid-19 ini sudah triliun, kenapa rincianya tidak ada.

Mendengar pertanyaan dua legislator Sulut tersebut, Kepala Bidang (Kabid) III BPBD Sulut, Theo Rompas menjawab insentif bagi tenaga medis dan relawan Covid-19 sesuai dengan peraturan Kementerian Kesehatan belum ada. Hanya ada biaya kerja perharinya sebesar Rp 150 ribu. “Akan tetapi insentif bagi tim medis dan relawan Covid-19 ini sementara diproses oleh Kementerian Dalam Negeri, tetapi untuk angkanya belum diketahui,” katanya.

Pengunaan anggaran sampai saat ini sebesar Rp 143 miliar dari APBD. “Rp 143 miliar pembagianya, Rp 9 M dikelola BPBD, Rp 36,5 M dikelola Dinsos Sulut, dan Rp 97,5 M oleh Dinkes Sulut,” ujarnya.

Dari BPBD itu sendiri yang menangani anggaran Rp 9 M tersebut disalurkan bagi instansi-instansi yang terlibat dalam penanganan Covid-19 seperti TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. “Kemudian untuk Dinsos Rp 36, 5 M pengunaanya adalah belanja bahan pokok. Belanja tersebut terdiri dari pemberian bantuan bahan pokok dan makanan siap saji,” ucap Rompas.

Bantuan bahan pokok disalurkan bagi 15 kabupaten/kota dengan jumlah 221,683 paket. Setiap paket berisikan beras, mie instan, ikan kaleng, minyak goreng dan masker.

Sedangkan Dinkes Sulut itu sendiri, hanya memberikan datanya melalui WhatsApp. Anggaran sebesar Rp 97, 5 M digunakan untuk pembelian alat-alat diruang isolasi, Alat Pelindung Diri (APD), peralatan laboratorium, pembiayaan Rumah Singgah, administarasi, kasus berisiko dan obat-obatan. “Ini data pengeluaran anggaran yang masuk kepada kami di BPBD Sulut,” bebernya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: amir liputoayub aliCovid-19 Sulut
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Hadiri Paripurna LKPJ, Lakat Wakili Wali Kota Manado Teken 2 Agenda

Hadiri Paripurna LKPJ, Lakat Wakili Wali Kota Manado Teken 2 Agenda

Discussion about this post

Berita Terkini

  • HUT Ke-169 GMIST Bait-El Lapango Dirayakan, Gedung Ibadah Baru Diresmikan 22 April 2026
  • KONI Kepulauan Sangihe 2025–2029 Dilantik, Diharapkan Dongkrak Prestasi Olahraga Daerah 22 April 2026
  • Perempuan dan Bumi: Suara dari Pesisir Karangria untuk Kehidupan Lestari  22 April 2026
  • Prodi Jalan dan Jembatan Teknik Sipil Polimdo Raih Akreditasi Unggul, Ir Rio P Lonan : Hasil Kerja Keras Kolektif 22 April 2026
  • Memasuki Setahun Mengabdi, Himaju Akuntansi Polimdo Mendidik Anak Putus sekolah di Pasar Bersehati 22 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In