Manado, Barta1.com — Masyarakat Kota Manado tak menyerah saat pandemi Covid-19 atau wabah Corona tengah mengancam. Berbagai elemen terus bergerak melakukan aksi sosial, seperti penyemprotan disinfektan hingga pembagian bantuan sembako.
Polsek Singkil bersama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Manado telah melakukan penyemprotan Desinfektan, Selasa (28/04/2020) Kapolsek Singkil, Iptu Herry Th Sumolang menyampaikan aksi ini guna menghindari dan memutus rantai penyebaran virus corona.
“Penyemprotan desinfektan dilakukan dalam ruangan tahanan dan beberapa ruangan yang ada di sekitar Mapolsek Singkil,” kata Sumolang.
Polsek Singkil juga menyediakan alat pengukur suhu tubuh, cairan antiseptik (hand sanitizer) serta sabun cuci tangan kepada setiap orang yang datang berkoordinasi dengan Kepolisian setempat. Anggota Polsek sendiri diwajibkan untuk mencuci tangan dan jaga jarak serta memakai masker.
Sumolang mengucapkan terima kasih pada pengurus RAPI Kota Manado yang sudah turut membantu untuk penyemprotan desinfektan.
Di lokasi berbeda, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Maryono SH MH dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Ny Eti Maryono, telah menyediakan paket sembako sebagai bantuan ‘Tali Asih‘ kepada para jurnalis bertepatan di bulan suci Ramadhan. Bantuan ini disalurkan di tengah upaya dunia meredam wabah Corona.
“Saya atas nama pribadi dan selaku pimpinan Kejaksaan Negeri Manado dengan segala kerendahan hati sengaja meminta saudara-saudara datang ke sini karena ada sedikit bingkisan dari ibu-ibu IAD dan seluruh pegawai,” kata Maryono Selasa (28/04/2020)
Maryono berharap bentuk keprihatinan ini bisa membantu di tengah situasi wabah Covid-19.
“Harapan semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir dan kita bisa hidup normal sediakala,” ujar Maryono.
Pada kesempatan ini, Kajari juga memberikan beberapa paket sembako tersebut kepada staf dan sekuriti di lingkungan Kejaksaan Negeri Manado.
Hingga Selasa, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara dr Steaven Dandel menginformasikan, kasus terkonfirmasi Positif virus Corona bertambah 3 orang, sehingga total menjadi 43 Pasien, Sembuh 12 orang, meninggal 3 orang, dirawat 28 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebelumnya 69 orang kini bertambah menjadi 2 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 185 orang. (*)
Peliput: Albert Piterhein Nalang


Discussion about this post