Bitung, Barta1.com – Isu virus Corona diduga dialami seorang warga Kota Bitung masih ditangani pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado.
Kadis Kesehatan Kota Bitung, dr Jeanestte Watuna, membenarkan ada satu warga yang bekerja di Malaysia kemudian terkena pilek.
Ketika pilek warga Kota Bitung tersebut meminta perawatan sejak di Malaysia lalu kembali ke Indonesia. “Masih duga dan kita tunggu saja hasil pemeriksaan darah atau hasil dari laboratorium. Saya mengharapkan masyarakat tidak panik. Namun tetap waspada, jaga pola hidup bersih, makan seimbang, dan siap menggunakan masker ketika berdekatan dengan orang-orang mengalami pilek dan influensa,” paparnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik RSUP Prof Kandou Manado, dr Handry Takasenseran membenarkan sedang menangani pasien asal Bitung yang berada di ruangan isolasi Irina F.
“Pasien seorang pekerja di Malaysia dan pulang ke Indonesia melalui Kuala Lumpur, transit Singapura dan tiba di Manado pada 19 Februari 2020 lalu. Pasien ini mengeluhkan sakit batuk. Ada rasa menggigil dan suhu badan normal 36,1. Dimasukkan kategori Covid karena yang bersangkutan ada riwayat dari negara terdampak,” ujarnya.
Ia mengatakan yang bersangkutan mulai mengalami keluhan 10 hari setelah tiba di Kota Bitung pada 28 Februari 2020. Namun, sudah berobat ke dokter praktik tidak kunjung sembuh dan memilih melapor ke Dinas Kesehatan Kota Bitung.
“Sudah dikonfirmasi dari Dinas Kesehatan Kota Bitung dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Sulut, akhirnya diputuskan dalam pengawasan. Tadi malam (Rabu) pukul 18.00 WITA dia masuk ruang isolasi Irina F RS Kandou dan sudah diambil sampelnya,” ujar dokter asal Sangihe itu.
Saat ini, lanjut dia sampel pasien sudah dikirimkan ke Balitbangkes dan pasien berada di ruang isolasi Irina F sampai menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. “Mudah-mudahan hasilnya negatif sehingga kita bisa lega,” ujar Handry.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post