• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, April 27, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kronologi Kematian Siswa SMP di Mapanget yang Meninggal Usai Dihukum

by Ady Putong
2 Oktober 2019
in Daerah, News
0
Kronologi Kematian Siswa SMP di Mapanget yang Meninggal Usai Dihukum

Ruang otopsi korban di RS Bhayangkara. (foto: Meikel/Barta1)

0
SHARES
179
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Aparat Kepolisian Sektor Mapanget masih mendalami kematian Fanli Langihide (14), siswa SMP Kristen 46 Mapanget. Korban meninggal usai dikenai hukuman lari oleh oknum guru pada Selasa (01/10/2019).

Kepala Polsek Mapanget AKP Muhlis Suhani yang diwawancarai Barta1 menyatakan korban tiba di sekolah sekitar pukul 07.25 Wita dan oleh salah satu oknum guru tidak diikutkan upacara.

“Guru yang bersangkutan bisa disebut saja CS, kemudian menyuruh korban lari keliling halaman sekolah. Ketika 2 putaran korban terjatuh ke arah depan kemudian pingsan dan tidak sadarkan diri,” jelas Muhlis melanjutkan keterangan saksi, yaitu AS sendiri.

Sekitar pukul 08:30 Wita, korban dilarikan ke RS AURI dan dirujuk ke RS Prof Kandou.

Lanjut Muhlis, ketika mendengarkan adanya kejadian tersebut pihaknya segera melakukan tindakan dengan mendatangi TKP, mengintrogasi saksi dan mengarah ke keluarga korban untuk buat laporan. Kemudian polisi membuat permintaan otopsi, melakukan koordinasi dengan RS Bhayangkara untuk memindahkan korban dari Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang.

Ibu korban, Julin Mandiangan (40) ketika ditemui Barta1.com di rumah sakit Bhayangkara Manado mengatakan, sebelum ke sekolah pukul 06.30 Wita Fanli sempat sarapan. Tapi sekitar pukul 08.00 Wita Krendis Kodmanpode, salah satu guru SMP Kristen 46 datang ke rumah dan menyampaikan Fanli jatuh kemudian tidak sadarkan diri.

“Padahal Fanli tidak pernah ada penyakit apapun, saat dia dihukum lari bersama teman-temannya kemungkinan ia pusing jatuh dan tak sadarkan diri. Fanli meninggal pukul 08:40,” ungkap Julin.

Sejauh ini, lanjut Julin, keluarga masih menunggu hasil otopsi. Menyangkut penindakan pada oknum guru yang memberikan hukuman, keluarga menyerahkan sepenuhnya pengusutan pada aparat kepolisian.

Untuk diketahui korban Fanli bersama ayahnya Johni Lahingide serta dan Julin sehari-hari tinggal di Perum Tamara, Lingkungan 8, Kecamatan Mapanget.

Peristiwa ini juga ditanggapi anggota DPRD Kota Manado, Hengky Kawalo. Politisi PDIP ini mengkritisi model hukuman ke siswa yang melebihi batas.

“Jika ada pelanggaran bagi anak didik, berikan sanksi yang tidak ke sifat fisik. Kemungkinan guru tersebut tidak tahu sejauh mana fisik dari siswa tersebut,” kata Hengky yang juga pernah bergelut sebagai atlet sepak bola.

Selain menyatakan rasa keprihatinannya, Hengky berharap peristiwa naas seperti ini ke depannya tidak terjadi lagi dan sepatutnya menjadi bahan introspeksi bagi dunia pendidikan.

“Tentu atas nama pribadi keluarga dan sebagai anggota DPRD saya merasa berduka atas peristiwa tersebut dan semoga dengan kejadian ini semua pihak yang bekerja dalam dunia pendidikan lebih memperhatikan kondisi yang ada,” timpal politisi PSI Jurani Rurubua. (*)

Peliput: Albert Nalang, Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: mapangetSiswa Meninggal
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Gudang Logistik PT Rajawali Nusindo Ancam Kesehatan Warga Sangihe

Gudang Logistik PT Rajawali Nusindo Ancam Kesehatan Warga Sangihe

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Bupati Hadiri HUT ke-64 Jemaat GMIST Samaria Bulude, Letakkan Batu Dasar Ruang Serbaguna 27 April 2026
  • GERAK Ungkap Cacat dalam Juknis Penyaluran Bantuan Bencana Gunung Ruang 25 April 2026
  • Terumbu Karang: Penjaga Kehidupan Laut dan Kepentingan Dunia 25 April 2026
  • Tragedi Lalu Lintas di Manado: Bayi 5 Bulan dan Penumpang Tewas, Dua Pengemudi Jadi Tersangka 24 April 2026
  • Dikda Sulut Diminta Turun ke SMAN 8 Manado, Bentuk Satgas Anti Pungli Jelang Kelulusan Siswa 24 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In