Talaud, Barta1.com – Musim kemarau yang hingga kini masih melanda Indonesia termasuk wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud membuat sejumlah tanaman dan tumbuhan mengalami kekeringan. Akibat, kekurangan air, rumput hijau di Lapangan Sangkudiman Melonguane berubah menjadi coklat, Selasa (17/09/2019).
Kondisi kritis rumput Lapangan Sangkudiman ini nampak jelas bagaikan hamparan karpet berwarna coklat di salah satu destinasi wisata. Terpantau, sudah beberapa hari ini lapangan yang merupakan salah satu ikon Talaud ini ramai dikunjungi orang-orang untuk mengabadikan moment. Tak hanya itu, hal ini membuat anak-anak gemar bermain sambil berlarian di lapangan yang terletak di jantung ibukota Kabupaten Kepulauan Talaud tersebut.
Perubahan warna rumput lapangan ini memunculkan pesona tersendiri. Hal ini diungkapkan Chris Ruung penyeduh kopi disalah satu kedai kopi yang terletak di depan lapangan Sangkudiman Melonguane. “Perubahan warna rumput lapangan dari hijau ke coklat memunculkan pemandangan baru dan menarik ketika dipandang karena seperti karpet coklat,” kata Ruung.
Hal serupa diungkapkan Kirey salah seorang siswi Sekolah Dasar (SD). Siswi kelas 3 (tiga) SD ini mengungkapkan, ia bersama teman-temannya menjadi gemar bermain di lapangan tersebut karena warnanya unik. “Warna rumputnya unik dan lucu. Itu yang membuat kami suka berkejar-kejaran di lapangan itu,” ungkap Kirey.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post