Manado, Barta1.com — Usia ke-58 membatasi masa bakti AKBP Eliasar Sopacoly dari jabatan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado. Memasuki masa pensiun, Eliasar berpesan siapapun penggantinya harus didukung dalam rangka semangat memberantas peredaran Narkoba.
“Siapapun yang akan mengantikan posisi saya nanti kiranya cepat beradaptasi dengan keadaan yang ada dan bisa bekerja tanpa harus menunggu anggaran,” ungkap Eliasar, Selasa (20/08/2019) di Kantor BNN Manado.
Menurutnya siapapun penggantinya harus didukung agar bisa melaksanakan tugas dengan baik.
“Walaupun di posisi pensiun, saya tidak akan pernah berhenti untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika,” cetus dia.
BNN Manado di bawah pimpinan Eliasar telah menggulir berbagai program pemberantasan Narkoba. Antara lain menyasar anak-anak sebagai cara pembentukan karakter menjauhi obat-obatan terlarang sejak dini. Program cegah dini tersebut dilakukan dalam sosialisasi pada anak usia PAUD, TK hingga Sekolah Dasar.
“Anak-anak ini disampaikan edukasi tentang bahaya Narkoba dengan bahasa yang mudah dimengerti, serta membuat doktrinisasi kepada mereka bahwa Narkoba adalah setan, iblis dan bisa menghacurkan masa depan,” ungkapnya.
Program lainnya dinamakan BNN Go to School, di mana seluruh staf BNN melakukan penyuluhan ke seluruh sekolah di Kota Manado setiap awal pekan, untuk menyuarakan bahaya Narkoba kepada generasi Milenial saat ini.
“Kami sudah melakukan penyuluhan lebih dari 300 kali pada masyarakat Kota Manado,” ujar Eliasar. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post