Bitung, Barta1.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kota Bitung dan Pemkot Bitung memberikan sosialisasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Aula BPU Walikota Bitung, Rabu (26/06/19).
Sasaran sosialisasi kali ini kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat. Asisten 1 Pemkot Bitung, Oktofanus Tumundo membuka acara tersebut.
Kepala BPJS Kota Bitung, Nolvie Sendow mengungkapkan kegiatan ini merupakan program langsung dari pusat terkait JKN-KIS.
Ia menjelaskan tokoh-tokoh agama dan masyarakat yang dilibatkan dalam sosialisasi ini agar bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakat terkait pentingnya kartu KIS. “Untuk itu, kami harapkan bagi masyarakat jangan mengurus kartu KIS nanti saat sakit. Kami mengajak untuk mengurus sebelum sakit,” ungkap Nolvie.
Kini, ada delapan kecamatan yang sudah disosialisasikan terkait kesehatan, tetapi di lapangan masih banyak masyarakat yang tidak memiliki kartu KIS,” beber Asisten 1 Pemkot Bitung, Oktofanus Tumundo.
Program-program pemerintah yang ada di Kota Bitung, memiliki lima bidang prioritas. Salah satunya kesehatan. Sudah sering disampai-sampaikan di tempat peribadatan maupun berbagai acara, tetapi masih ada saja masyarakat yang belum mengurus kartu JKN-KIS.
“Pemkot Bitung sudah mengangkarkan Rp20 miliar untuk membayar kartu JKN-KIS, sangat disayangkan jika masyarakat sakit dan tidak memiliki kartu KIS tersebut,” katanya.
Kepala Lingkungan Kekenturan 2, Kecamatan Maesa, Ratin Pakaya, mengatakan dengan sosialisasi ini pihaknya bisa paham bagaimana menyelesaikan permasalahan masyarakat. “Antara lain untuk mengurus kartu KIS dan mensosialisasikan pentingnya kartu KIS kepada masyarakat,” paparnya.
Peliput: Meikel Eki Pontolondo


Discussion about this post