• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Penyebab 6 Ton Ikan di Sangihe Mati Harga

by Agustinus Hari
9 Mei 2019
in Daerah
0
Penyebab 6 Ton Ikan di Sangihe Mati Harga

Ikan hasil tangkapan yang dijual murah, Rabu (8/5/2019). (foto: rendy/barta1)

0
SHARES
63
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Putus asa, sempat berfikir membuang ikan hasil tangkapan di tengah laut, Junawir Stirman membawa kurang lebih 6 ton ikan hasil tangkapannya dijual murah di Pelabuhan Tua Tahuna, Rabu (8/5/2019).

Masyarakat berbondong-bondong dengan membawa tas dan mengambil ikan semampu mereka bisa membawa pulang dengan harga berapa saja. Persoalannya tak lain, ialah tidak ada ketersediaan stok es batu untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan.

Sedang perusahaan pengolahan ikan yang ada di Dagho, mengaku belum bisa membeli ikan-ikan tangkapan mereka. Alhasil kerugian sebesar 80 an juta tak terhindarkan. “Pihak perusahaan sudah datang di rumah beberapa hari lalu, mereka katakan belum bisa membeli ikan,” kata dia.

Memang menurutnya, kendala utama adalah es. Orang-orang di pasar pengecer-pengecer sebanarnya banyak mau mengambil 10 sampai 30 keranjang. “Kalau ada es bisa berkurang ikan tangkapan kami. Ini tidak ada es semua. Habis. Memang ada rencana mau dilucur di tengah laut sana, tapi untung ada yang menawarkan mau mengolahnya menjadi ikan garam,” pungkas Junawir.

Sementara itu, warga yang enggan namanya disebutkan mengatakan, peristiwa ini ada baiknya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk bagaimana mencari solusi menyelamatkan hasil tangkapan nelayan. “Bisa dibayangkan kerugian mencapai ratusan juta sudah tak terhindarkan lagi,” ungkapnya.

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: pelabuhan tua sangihesangihe
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Berburu Takjil di Depan Masjid Nurul Huda Kampung Ternate

Berburu Takjil di Depan Masjid Nurul Huda Kampung Ternate

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Supriyadi Pangellu: Pak Gubernur, Evaluasi Dulu Kinerja Calon Sekprov! 2 Mei 2026
  • Pemkot Kotamobagu Sebut Perda APBD 2026 Sudah Lolos Evaluasi Gubernur 2 Mei 2026
  • Pemkab Sangihe Gelar Layanan Terpadu di Pulau Kalama 2 Mei 2026
  • BNPB ke Bupati Sitaro: Jangan Intervensi Belanja Material! 2 Mei 2026
  • Polisi Fasilitasi Perdamaian Dua Kelompok Pemuda di Kota Bitung 1 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In