SANGIHE, BARTA1.COM–19 orang tenaga kesehatan yang ditugaskan melalui program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang disebut “Nusantara Sehat” Tiba di daerah perbatasan Indonesia-Filipina, tepatnya di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (6/5/2019).
Mereka datang dari berbagai daerah Nusantara di antaranya Aceh, Pekanbaru Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Jawa, Ambon, dengan latar belakang tenaga ahli Gizi, Bidan, Apoteker, farmasi, Kesehatan Masyarakat, serta Analisis Laboratorium.
Kepada Dinas Kesehatan Joppy Thungari saat mendampingi para tenaga medis berkunjung ke lingkungan Sekertariat Daerah Kabupten Kepulauan sangihe mengatakan, kedatangan mereka merupakan satu kebanggaan bagi kita karena pemerintah pusat benar-benar memberi perhatian penuh kepada Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Ini adalah Program Nasional yang sudah kita terima sejak tiga tahun lalu, dan ini sangat membantu , karena mereka sangat menjawab kebutuhan kita di kabupaten sangihe yang kekurangan tenaga ahli Gizi, Bidan, Apoteker, farmasi, Kesehatan Masyarakat, Analisis Laboratorium, dan kita telah menerima tenaga yang siap kerja,” ungkap Thungari.
Salah satu tenaga kesehatan Elvy asal Pekanbaru Riau, merasa takjub dengan keramahtamahan orang Kepulauan Sangihe serta suguhan pemandangan yang indah.
“Sangat luar biasa! Tentu di samping itu kami akan bekerja dengan sebaik mungkin, karena ini merupakan kepercayan negara yang sudah diberikan kepada kami,” Ucapnya.
Lanjut dia, waktu lamanya penempatan program Nusantara Sehat adalah selama dua tahun pengabdian. Dirinya berharap selama itu mereka kiranya bisa berkolaborasi di berbagai lintas sektor, lintas program, sehingga segala masalah kesehatan dapat ditangani.
“Menurut informasi yang kami dapat bahwa memang ada persoalan Gizi di Kabupaten Sangihe, tentu secara pribadi, saya akan berusaha menjadi agent of change (agen perubahan) khususnya di bidang gizi,” pungkas Elvy yang merupakan tenaga ahli Gizi.(*)
Peliput : Rendy Saselah

Discussion about this post