Manado, Barta1.com — Agenda pemilihan ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara baru usai bergulir. Selanjutnya, perhatian publik akan tersita pada persaingan figur-figur calon ketua di kabupaten/kota.
Di ibukota provinsi, siapa menduduki tampuk pimpinan DPD II Partai Golkar Manado mulai ramai dibincangkan. Selain Maykel Damapolii, ketua saat ini, beberapa figur bermunculan dan dianggap layak memimpin beringin Manado.
“Tugas ketua Golkar Manado ke depan menghadapi agenda Pemilu dan pemilihan kepala daerah, sehingga butuh sosok kuat untuk bisa mengkonsolidasikan kekuatan partai di kalangan kader dan simpatisan,” tutur aktivis Iwan Moniaga pada Barta1, Rabu (22/04/2026)
Beberapa nama yang muncul antara lain Dolfie Daniel Angkouw dan Adolfien Wangania. Keduanya punya kapasitas kuat dan poin-poin yang dianggap layak mengetuai Golkar di ibukota.
Tetapi khusus untuk Adolfien Wangania, menurut Iwan sosok satu ini punya kelebihan tanpa mengesampingkan politisi beringin lainnya yang menguat.
“Yang paling utama Adolfien Wangania punya struktur jejaring kuat di masyarakat, yang kami amati dia punya basis pendukung fanatik baik itu kader asli Golkar maupun grassroot dan ini sudah menjadi modal kekuatan,” jelas Iwan.
Nilai plus lain pada diri Adolfien adalah; bukan kebetulan saat ini Ketua Golkar Sulut Michaela Elsiana Paruntu (MEP) merupakan politisi perempuan. Karena faktor gender yang sama dalam kancah politik diyakini Iwan, sehingga keduanya bisa membangun chemistry dalam berkoordinasi dan menata manajemen kepartaian.
“Pasti lebih mudah berkoordinasi karena jajaran Golkar Sulut sudah terbiasa dengan pemimpin perempuan, kita bisa lihat kekuatan ibu Tetty Paruntu yang luwes dan dinamis saat menjadi ketua DPD I Golkar,” cetus Iwan.
Adolfien Wangania sendiri pada beberapa kesempatan sempat disentil media soal peluangnya yang terbuka lebar untuk memimpin Golkar Manado. Namun kematangan berpolitik justru nampak ketika dirinya menjelaskan semua kader potensial memiliki kekuatan dan kans yang sama.
“Golkar ini partai besar dan penuh pengalaman, bisa menciptakan banyak kader potensial dan semuanya punya peluang sama untuk menjadi pemimpin,” tutur anggota DPRD Kota Manado itu.
Sejauh ini Adolfien menyatakan akan bersikap loyal dan menunggu instruksi dari aras partai yang lebih tinggi, sambil kata dia memfokuskan diri pada tugas-tugas sebagai wakil rakyat.
“Saya patuh pada amanat partai, selain itu ada yang tidak kalah penting yaitu tetap amanah sebagai anggota DPRD yang mewakili suara rakyat,” kata dia. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post