Manado, Barta1.com – Bencana banjir yang terjadi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua menjadi perhatian dan empati seluruh masyarakat Indonesia.
Mulai dari pengalangan dana, menyumbang natura, turun menjadi relawan hingga memanjatkan doa bagi para relawan dilakukan masyarakat luas.
Seperti halnya, Kelompok Muda Pecinta Alam (KMPA) Tansa Sulut yang melakukan Aksi Peduli Sentani, Halte depan Kampus Politeknik Negeri Manado, Jumat (22/3/19).
“Aksi kami ini karena keterpangilan hati nurani untuk membantu saudara kita yang saat ini membutuhkan bantuan dan doa kita bersama,” ujar Ketua Umum KMPA Tansa Sulut, Apriyando Suwu.
Ia mengatakan beberapa hari ini, yang terlihat mengalangkan dana hanyalah kawan-kawan dari Papua saja, tidak terlihat dari masyarakat Manado.
Melihat permasalahan seperti ini, KMPA Tansa Sulut berinisiatif untuk membantu meringankan beban saudara-sudara di Sentani, Papua. “Jangan biarkan mereka berjuang sendiri, mari bantu mereka,” katanya.
Kegiatan aksi kepedulian KMPA Tansa ini ikut didukung Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Marabunta, MPA Khatulistiwa, KPAB Mata Angin, Ketua BEM Polimdo, Himaju Teknik Mesin, KPAB Nucifera, Rukun Sembihingang dan Humaju Elektro.
Peliput : Meikel Eki Pontolondo


Discussion about this post