• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Juni 17, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

Petisi Capai 44 Ribu, Saatnya Jokowi Cabut Remisi Susrama

by Agustinus Hari
6 Februari 2019
in Nasional
0
Petisi Capai 44 Ribu, Saatnya Jokowi Cabut Remisi Susrama

Aksi demonstrasi puluhan jurnalis di Manado menolak remisi Nyoman Susrama. (FOTO: AJI MANADO)

35
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com – Gerakan penolakan remisi otak pembunuh jurnalis Radar Bali AA Prabangsa, Nyoman Susrama berdampak luas. Bahkan dalam petisi di laman Change.org telah mencapai lebih dari 44.000 tanda tangan dukungan. Petisi ini dibuat Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Abdul Manan, pada 27 Januari 2019 lalu.

Pemberian remisi terhadap Susrama tertuang dalam Keppres Nomor 29 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Perubahan dari Pidana Penjara Seumur Hidup Menjadi Pidana Sementara tertanggal 7 Desember 2018. Dalam Keppres itu Susrama merupakan satu dari 115 terpidana yang mendapatkan keringanan hukuman tersebut.

Penolakan terhadap pemberian remisi juga terjadi dalam bentuk demonstrasi di lebih dari 30 kota di Indonesia sejak 24 Januari lalu. Demonstrasi itu dilakukan oleh AJI di tingkat kota, yang didukung oleh lembaga swadaya masyarakat, komunitas lembaga bantuan hukum dan pers kampus. Dalam catatan AJI, demonstrasi itu terjadi di seantero nusantara, yaitu: Denpasar (Bali); Yogyakarta (DI Yogyakarta); Solo, Semarang (Jawa Tengah); Jakarta (DKI Jakarta): Malang, Surabaya, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Bojonegoro (Jawa Timur): Palu (Sulawesi Tengah); Makassar (Sulawesi Selatan); Ternate (Maluku Utara): Gorontalo (Gorontalo); Manado, Kotamobagu (Sulawesi Utara); Mamuju, Majene, Mamasa (Sulawesi Barat): Tanjungpinang (Kepulauan Riau); Kendari (Sulawesi Tenggara); Banda Aceh, Lhokseumawe (Nanggroe Aceh Darussalam); Padang (Sumatera Barat), Pekanbaru (Riau); Bengkulu (Bengkulu); Bandarlampung (Lampung), Jambi (Jambi); Palembang (Sumatera Selatan), dan Mataram (Nusa Tenggara Barat).

Susrama diadili karena kasus pembunuhan terhadap Prabangsa pada 11 Februari 2009 lalu. Motif pembunuhan terkait dengan berita-berita dugaan korupsi dan penyelewengan yang dibuat Prabangsa di harian Radar Bali, dua bulan sebelumnya. Hasil penyelidikan polisi, pemeriksaan saksi dan barang bukti di persidangan menunjukkan bahwa Susrama adalah otak di balik pembunuhan itu.

Abdul Manan mengatakan, demonstrasi di sejumlah kota itu menunjukkan banyaknya ketidaksetujuan terhadap langkah presiden yang memberikan keringanan hukuman terhadap pembunuh jurnalis itu. Cukup besarnya publik yang membubuhkan tanda tangan yang berisi desakan agar remisi terhadap pembunuh jurnalis itu dicabut juga menunjukkan dukungan luas publik terhadap langkah AJI yang menolak kebijakan pemberian remisi tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa pemberian remisi terhadap pembunuh jurnalis menjadi keprihatinan tidak hanya komunitas pers, tapi juga publik. Dukungan yang disampaikan melalui petisi online di Change.org adalah salah satu buktinya,” kata Abdul Manan, di Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019.

Ketua Divisi Advokasi AJI Indonesia, Sasmito mengatakan, petisi online ini akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Hukum dan HAM. AJI berharap dengan petisi ini presiden segera mencabut remisi Susrama. “Melihat banyak aksi protes dan besarnya dukungan melalui petisi online, sudah sepatutnya Presiden Joko Widodo mencabut remisi tersebut,” kata Sasmito.

Selain itu, Sasmito juga mendesak pemerintah untuk menyelesaikan proses hukum atas setidaknya 8 kasus pembunuhan jurnalis di Indonesia yang belum tuntas. Beberapa kasus kematian jurnalis yang tak tuntas proses hukumnya itu antara lain: Fuad M. Syarifuddin (Udin), wartawan Harian Bernas Yogya (1996); Herliyanto, wartawan lepas harian Radar Surabaya (2006); Ardiansyah Matrais, wartawan Tabloid Jubi dan Merauke TV (2010); Alfrets Mirulewan, wartawan Tabloid Mingguan Pelangi di Pulau Kisar, Maluku Barat Daya (2010).

Editor : Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: AA Gde Bagus Narendra Prabangsaaa prabangsaI Nyoman Susramaradar bali
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Sepekan Bencana Manado, Warga Mahawu Keluhkan Bantuan

Sepekan Bencana Manado, Warga Mahawu Keluhkan Bantuan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku Penganiayaan di Wangurer 16 Juni 2026
  • Politeknik Menguat Menjadi Universitas, Polimdo ? 16 Juni 2026
  • SMK Solagratia Tongkaina dan Polimdo MoA, Maryke Sampaikan 4 Poin Penting 16 Juni 2026
  • Setelah Dua Tahun Jadi Plt, Davidson Djarang Akhirnya Dilantik Pimpin Dukcapil Sangihe 15 Juni 2026
  • Kapolres Albert Zai Pimpin Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah di Makawidey 15 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In