MANADO, BARTA1.COM – Manado menjadi kota incaran belajar tentang banyak hal oleh daerah-daerah lain di Indonesia. Seperti dilakukan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, melakukan kunjungan di Kota Manado, Senin (10/12/18).
Dalam study banding ini, didampingi LSM Manengkel Solidaritas untuk memberikan pengetahuan kepada PKK. Awal kunjungan dibuka dengan seminar dengan tema: Pembuatan Produk Industri Rumahan di Sulut, di Hotel Whis Prime Manado.
Mercy Taroreh, akademisi berharap ibu-ibu PKK Berau bisa membangun desanya sendiri, dengan mengelolah sumber daya alam, guna meningkatkan perekonomiannya. “Salah satunya bisa mengelolah jagung, sesuai dengan kekayaan yang ada di Desa Berau,” katanya.
Ia mengungkapkan jagung bisa dijadikan happy tos, mie jagung dan susu jagung. “Dan jangan lupa menerapkan B2SA yakni beragam, berisi, seimbang dan aman,” tuturnya.
Senada, Elsje Cretine Sumangkut mengungkapkan ketika menjalankan produk atau usaha, perlu adanya kesabaran.
“Manfaatkan kekayaan alam kita, guna meningkatkan daerah kita bersama, dengan produk-produk yang kita jual. Kemudian lakukan pelatihan meningkatkan pengetahuan mengelolah sumber alam kita sendiri,” tutur Elsje.
Tak lupa juga diingatkan pegiat lingkungan, Markon Kamangi terkait menjaga alam dengan menjadikan sampah bernilai uang. “Alam ini hanyalah titipan, kita harus menjaga untuk anak dan cucu kita bersama,” ujar Direktur CELLS Manado.
Ibu-ibu PKK bisa jadikan sampah plastik sebuah usaha. “Kami dari Bank Sampah indonesia, bisa menfasilitasi,” kuncinya.
Peliput : Meikel Eki Pontolondo


Discussion about this post