• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kejari Sitaro Sebut Kasus Asusila Paling Menyolok

by Ady Putong
13 Desember 2019
in Daerah, News
0
Kejari Sitaro Sebut Kasus Asusila Paling Menyolok

Kajari Sitaro Rusdia Tangdilintin SH

0
SHARES
310
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sitaro, Barta1.com — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sitaro, Rusdia Tangdilintin, SH menyebutkan kurang lebih ada sebanyak 21 kasus pidana umum yang ditangani Kejari Sitaro sepanjang tahun 2019, dan yang paling mencolok adalah kasus asusila.

Dikatakan Kajari, 21 kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan serta penyidikan pihak kepolisian dan dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kasus yang paling mencolok itu adalah kasus asuila diantaranya kasus perlindungan anak, cabul atau persetubuhan. Selain itu kasus penganiayaan,” kata Kajari, saat ditemui Barta1.Com diruang kerjanya belum lama ini.

Menurut Kajari, sejak bertugas tiga tahun lalu di Kabupaten Kepulauan Sitaro, kasus yang masuk ke kejaksaan sangat minim atau tidak begitu signifikan.

“Meskipun status kejaksaan telah naik, tapi justru kasus sangat sedikit. Kami belum tahu penyebabnya, karena kasus yang masuk memang seperti ini,” terang Kajari.

Hal ini turut dibenarkan Kasie Pidum Kejari Sitaro, Dedi Wahyudi, SH, kasus perlindungan anak dan cabul paling mendominsi.

“Ini juga disebabkan kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, serta tidak adanya perlindungan terhadap anak. Dan ini perlu penanganan serius dari semua pihak,” tukas Wahyudi.

Sehingga dirinya mengharapkan kerjasama semua pihak terlebih pemerintah melalui instansi-instansi terkait untuk memberikan penyuluhan. “Kami siap untuk melakukan pendampingan dalam memberika penyuluhan baik bagi masyarakat khususnya para siswa,” ujar dia.(*)

Peliput : Stenly Rein Mes Gaghunting

Barta1.Com
Tags: Kajari SitaroKejaksaan NegeriKejari SitaroSitaro
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Hensly Pelleng Berharap Petani Eksis Kembangkan Bio Ethanol

Hensly Pelleng Berharap Petani Eksis Kembangkan Bio Ethanol

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Greenpress Indonesia Desak Menteri Lingkungan Hidup Baru Benahi Krisis Lingkungan Menyeluruh 28 April 2026
  • SIEJ Sulut Soroti Pengakuan Izin Belum Lengkap di Kasus Gunung Tatawiran 28 April 2026
  • Menjalin Kolaborasi Global: Polimdo Ambil Peran Strategis dalam CITIEA 2026 28 April 2026
  • Polisi Ringkus Gembong Sabu Karombasan, Jaringan Dikendalikan dari Lapas Tuminting 27 April 2026
  • Akses Jalan Likupang Dikeluhkan Warga, DPRD Sulut Panggil PT MSM dan BPJN RDP 27 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In